Berita

Pemerintah Genjot Swasembada, Stok Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah

179
×

Pemerintah Genjot Swasembada, Stok Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah

Sebarkan artikel ini
pemerintah-optimistis-swasembada-beras-jadi-fondasi-kemandirian-pangan-nasional
pemerintah optimistis swasembada beras jadi fondasi kemandirian pangan nasional

Jakarta – Pemerintah terus berupaya menjadikan swasembada pangan sebagai prioritas utama pembangunan nasional. Indonesia diklaim berhasil swasembada beras pada 2026.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) optimistis dengan kondisi ketahanan pangan nasional.

Stok beras nasional awal 2026 tercatat 12,5 juta ton. Diklaim tertinggi sepanjang sejarah.

Capaian ini disebut karena peningkatan produksi dalam negeri. Juga karena efektivitas pengelolaan pasokan pangan.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan Indonesia aman dan mandiri dalam pemenuhan kebutuhan beras.

“Pemerintah optimistis ketersediaan beras sangat kuat. Indonesia sudah mencapai swasembada beras,” ujarnya.

Ketut Astawa menjelaskan, stok beras tidak hanya di cadangan pemerintah. Tapi juga tersebar di masyarakat, penggilingan padi, pedagang, hingga sektor hotel, restoran, dan katering.

“Kondisi tersebut menunjukkan rantai pasok pangan nasional berjalan dengan baik dan mampu menopang kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan,” terangnya.

Presiden Prabowo Subianto juga optimistis terhadap kemandirian pangan. Keberhasilan swasembada beras jadi fondasi kuat untuk memperluas swasembada ke komoditas lain.

Prabowo yakin Indonesia punya kapasitas besar untuk swasembada jagung dan gula dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini seiring peningkatan produktivitas pertanian dan dukungan kebijakan.

“Produksi beras kita adalah yang tertinggi dalam sejarah Indonesia. Saya yakin dalam beberapa tahun ke depan kita akan swasembada produk pangan lainnya seperti jagung dan gula,” kata Presiden Prabowo.

Pemerintah menilai swasembada pangan penting untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Ini juga strategi memperkuat kedaulatan nasional dan mengurangi ketergantungan impor.

Dengan produksi yang terus meningkat dan stok yang terjaga, Indonesia diyakini semakin siap menghadapi tantangan global. Kesejahteraan petani juga akan meningkat.

Ke depan, pemerintah berkomitmen melanjutkan berbagai program penguatan sektor pertanian. Tujuannya agar swasembada pangan tidak hanya capaian sesaat, tetapi fondasi jangka panjang.