Tangerang – Pameran Indonesia International Hospital Expo ke-38 resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, mulai 7 hingga 10 Oktober 2026.
Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 600 perusahaan serta institusi kesehatan baik dari dalam maupun luar negeri.
Fokus utama penyelenggaraan tahun ini adalah pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) dalam transformasi layanan kesehatan.
Teknologi tersebut diklaim mampu mempercepat deteksi risiko penyakit, mendukung pengambilan keputusan klinis, hingga meningkatkan efisiensi operasional rumah sakit.
Berbagai inovasi canggih dipamerkan, seperti kursi gigi berbasis perintah suara dan sistem penilaian risiko kardiovaskular melalui analisis foto retina.
Tersedia pula teknologi Robotic Assisted Arthroplasty System yang dirancang untuk membantu dokter dalam prosedur operasi penggantian sendi lutut.
Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani, Yudha Imam Sutedja, menyatakan bahwa ajang ini menjadi jembatan krusial bagi ekosistem kesehatan.
“Hospital Expo kami hadirkan sebagai titik temu antara kebutuhan rumah sakit dan perkembangan teknologi kesehatan,” ujar Yudha pada Rabu (7/10/2026).
Yudha menambahkan bahwa integrasi teknologi masa kini memiliki peran strategis bagi masa depan medis di Indonesia.
“Tahun ini, kami melihat semakin kuatnya perkembangan AI, robotik, digital health dan berbagai teknologi yang berpotensi mendukung kualitas pelayanan sekaligus efisiensi rumah sakit,” tegasnya.







