InternasionalPemerintahanPolitik

Trump Tunjuk Jay Clayton Jadi ‘AI Czar’ untuk Kendalikan Kebijakan Kecerdasan Buatan

9
×

Trump Tunjuk Jay Clayton Jadi ‘AI Czar’ untuk Kendalikan Kebijakan Kecerdasan Buatan

Sebarkan artikel ini
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menghadiri laga final Piala Dunia di Stadion New York New Jersey.
Presiden Donald Trump menghadiri laga final Piala Dunia antara Argentina melawan Spanyol di Stadion New York New Jersey.

Washington DC – Presiden Amerika Serikat Donald Trump berencana membentuk lembaga baru di Gedung Putih guna mengoordinasikan kebijakan kecerdasan buatan (AI).

Trump dikabarkan telah memilih Jay Clayton, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Intelijen Nasional, untuk memimpin lembaga tersebut.

Pengumuman resmi mengenai penunjukan Clayton diperkirakan akan disampaikan paling cepat pada Jumat waktu setempat.

Clayton diproyeksikan akan merangkap jabatan sebagai “AI czar” sembari tetap menjalankan tugasnya di komunitas intelijen.

Gedung Putih hingga saat ini belum memberikan konfirmasi resmi terkait terpilihnya Clayton.

Seorang pejabat Gedung Putih menyatakan bahwa pengumuman personel akan disampaikan langsung oleh Presiden dan menyebut pemberitaan saat ini sebagai spekulasi.

Rencana pembentukan “AI Force” ini muncul di tengah desakan publik agar pemerintah memperketat pengawasan terhadap perkembangan teknologi AI.

Sebelumnya, Trump telah mengumpulkan para CEO perusahaan teknologi di Gedung Putih untuk menyepakati komitmen pengawasan mandiri terhadap model AI.

Trump menegaskan bahwa dirinya ingin segera memutuskan sosok pemimpin kebijakan AI setelah berkonsultasi dengan pihak industri dan pimpinan Partai Republik di DPR AS.

Jay Clayton memiliki rekam jejak panjang di pemerintahan, termasuk pernah memimpin Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Senat AS mengonfirmasi jabatan Clayton sebagai Direktur Intelijen Nasional pada Juli 2026.

Dalam proses uji kelayakan di Senat, Clayton menilai AI sebagai teknologi yang membawa peluang sekaligus ancaman signifikan.

Ia menekankan pentingnya bagi pemerintah untuk memahami secara mendalam teknologi tersebut.

Jika resmi ditunjuk, Clayton akan menjadi sosok kedua yang mengisi peran koordinator AI setelah David Sacks yang mundur pada Maret 2026.

Langkah ini diambil Trump untuk mengejar ketertinggalan pengembangan AI dari China sekaligus mempertahankan keuntungan ekonomi nasional.