BeritaPolitik

Helikopter Cek Kesehatan Pengungsi Sumatera, Antisipasi Penyakit Menular

133
×

Helikopter Cek Kesehatan Pengungsi Sumatera, Antisipasi Penyakit Menular

Sebarkan artikel ini
3-helikopter-dikerahkan-buat-cek-kesehatan-pengungsi-di-sumatera,-antisipasi-diare-penyakit-kulit
3 helikopter dikerahkan buat cek kesehatan pengungsi di sumatera, antisipasi diare penyakit kulit

Aceh – Tiga helikopter diterbangkan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk membantu korban banjir dan longsor di Sumatera, Minggu (7/12/2025). Fokus utama bantuan adalah pelayanan kesehatan bagi para pengungsi.

Helikopter tersebut akan mengangkut tim medis ke lokasi-lokasi pengungsian. Tujuannya, mengantisipasi penyebaran penyakit pasca bencana.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan alutsista untuk kebutuhan tanggap darurat. Hal ini disampaikan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh.

“Kami sudah mempersiapkan di luar alut yang disediakan untuk kebutuhan tanggap darurat,” kata Sjafrie.

Tiga helikopter yang disiapkan terdiri dari satu helikopter perkuatan dan dua helikopter sewaan.

Sjafrie menjelaskan, ada tiga potensi penyakit yang bisa merebak pasca banjir dan longsor, yaitu diare, infeksi saluran pernapasan, dan penyakit kulit.

Helikopter akan berkeliling ke tempat pengungsian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Ini diperuntukkan menjadi tim kesehatan mobile di tiap-tiap provinsi yang independen,” ujarnya.

Tim medis akan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi para pengungsi.

Menhan berharap Kementerian Kesehatan dapat membantu mengerahkan dokter untuk bergabung dalam tim.

“Kalau bisa ada dokter ini sangat membantu supaya dia yang turun ke tempat-tempat pengungsi untuk pemeriksaan kesehatan sekaligus pengobatan,” pungkas Sjafrie.

Bencana banjir dan longsor meluas di Sumatera, meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kerusakan infrastruktur, listrik, dan komunikasi menjadi tantangan dalam penanganan bencana.