Berita

Banjir Surut, KA Srilelawangsa Kembali Layani Penumpang Setelah Enam Hari

142
×

Banjir Surut, KA Srilelawangsa Kembali Layani Penumpang Setelah Enam Hari

Sebarkan artikel ini
d24182a1e0b83d965d048a477e94835d.jpg
d24182a1e0b83d965d048a477e94835d.jpg

Medan – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional 1 Medan memastikan operasional Kereta Api (KA) Srilelawangsa untuk relasi Medan–Binjai–Kualabingai kembali normal mulai hari ini. Kepastian ini datang setelah layanan sempat terhenti sejak 27 November hingga 2 Desember akibat dampak banjir di sejumlah wilayah Provinsi Sumatera Utara, dengan jaminan bahwa jalur kereta api telah aman untuk dilalui.

Manager Komunikasi Perusahaan PT Railink, Ayep Hanapi, menjelaskan bahwa penghentian operasional sebelumnya merupakan langkah antisipatif yang diambil demi menjaga keselamatan perjalanan dan penumpang. PT KAI Divisi Regional 1 Medan telah melakukan pemeriksaan ketat terhadap infrastruktur.

“Setiap pengoperasian perjalanan, lebih dulu dilakukan pemeriksaan ketat oleh tim prasarana, pengamanan, dan operasional untuk memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum perjalanan kembali dibuka,” kata Ayep, Rabu, 3 Desember 2025.

Ia menambahkan, PT KAI secara intensif berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemantauan kondisi cuaca dan potensi gangguan di sepanjang lintas operasional. Petugas juga tetap disiagakan di titik-titik strategis untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.

“Petugas KAI masih ditempatkan di beberapa lokasi untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan operasional pelayanan perjalanan berjalan aman dan lancar,” ucap Ayep.

Sebelumnya, pembatalan perjalanan KA Srilelawangsa terjadi akibat amblesnya jalur di KM 15+5/6 petak jalan Stasiun Medan-Stasiun Binjai. Insiden ini menyebabkan 20 perjalanan terpaksa ditunda, terdiri dari 17 perjalanan relasi Medan–Binjai dan tiga perjalanan relasi Medan–Binjai–Kualabingai.

Namun, Ayep Hanapi mengklarifikasi bahwa operasional kereta bandara relasi Medan–Kualanamu tidak terdampak banjir dan tetap berjalan normal.

PT Railink mengimbau seluruh pengguna jasa KA Srilelawangsa untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti arahan petugas, baik di stasiun maupun selama perjalanan.

“Terima kasih atas pengertian dan kerja sama para pengguna. Mohon maaf atas pembatalan perjalanan yang sempat terjadi, kami akan terus memantau situasi untuk memberikan layanan terbaik,” tambahnya.

KA Srilelawangsa merupakan kereta api bandara yang dioperasikan PT Railink, bagian dari program subsidi Public Service Obligation (PSO) di Sumatera Utara. Sebagai penghubung antar pusat kota dengan bandara, penumpang diimbau melakukan pemesanan tiket lebih awal, disarankan minimal dua jam sebelum keberangkatan penerbangan domestik dan tiga jam sebelum keberangkatan penerbangan internasional. PT Railink berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dan pengawasan demi keselamatan perjalanan kereta api.