Ecozone

Akses Sulit Hambat Pemadaman Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas

1
×

Akses Sulit Hambat Pemadaman Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas

Sebarkan artikel ini
Kepulan asap kebakaran di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.
Tim gabungan berupaya memadamkan kebakaran lahan di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

Lampung Timur – Kebakaran melanda kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas yang terletak di Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, sejak Jumat (21/8/2026) hingga Sabtu (22/8/2026) siang.

Dilansir dari Antara, Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas, MHD Zaidi, menyatakan bahwa upaya pemadaman api di lapangan menghadapi sejumlah kendala teknis yang signifikan.

“Di antaranya akses yang sulit dilalui oleh kendaraan,” kata MHD Zaidi.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Balai Taman Nasional Way Kambas, unsur TNI, Polri, serta para relawan saat ini masih terus berupaya melakukan pemadaman di lokasi kejadian.

Pihak otoritas terkait hingga saat ini belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai total luasan lahan yang terdampak oleh peristiwa kebakaran tersebut.

Insiden kebakaran serupa pernah tercatat melanda kawasan konservasi tersebut pada Januari 2026 yang mengakibatkan kerusakan lahan seluas lebih dari 2.600 hektare.

Taman Nasional Way Kambas secara resmi ditetapkan sebagai kawasan konservasi nasional sejak tahun 1989 dengan cakupan wilayah mencapai sekitar 125.000 hektare.

Kawasan tersebut memegang peranan krusial sebagai habitat alami bagi berbagai satwa terancam punah, termasuk gajah sumatra, badak sumatra, harimau sumatra, dan tapir asia.

Kondisi geografis dan topografi di dalam area taman nasional sering kali menjadi faktor penghambat utama dalam mobilisasi peralatan pemadaman api saat terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pemerintah daerah bersama otoritas terkait terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk memastikan api tidak menyebar lebih luas ke zona inti konservasi yang menjadi tempat perlindungan satwa prioritas.

Upaya mitigasi dan pencegahan kebakaran hutan di wilayah tersebut menjadi tantangan rutin bagi pengelola, terutama saat memasuki periode musim kemarau yang meningkatkan risiko kerentanan lahan.

Hingga laporan ini disusun, tim di lapangan masih berupaya melokalisasi titik api agar tidak merambat lebih jauh ke area yang lebih sensitif bagi populasi satwa liar yang dilindungi.

Keberadaan Taman Nasional Way Kambas sangat vital bagi keberlangsungan ekosistem di Pulau Sumatra, mengingat fungsinya sebagai pusat rehabilitasi dan konservasi gajah yang diakui secara internasional.

Pihak balai taman nasional berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat proses pemadaman serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyebab munculnya titik api di kawasan tersebut.