Berita

PT Pos Pastikan Penyaluran BLT di Sumatera Terdampak Banjir Berjalan

206
×

PT Pos Pastikan Penyaluran BLT di Sumatera Terdampak Banjir Berjalan

Sebarkan artikel ini
34ca57055891d09a647fe4a6e4cd868e.jpg
34ca57055891d09a647fe4a6e4cd868e.jpg

Jakarta – PT Pos Indonesia (Persero) memastikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi keluarga terdampak banjir di Sumatera tetap berjalan lancar, meskipun beberapa kantor pos sempat terganggu. Hingga Kamis, 4 Desember 2025, perusahaan logistik plat merah ini telah menuntaskan 85,74 persen dari total 12 juta penerima yang datanya telah diterima, jauh melampaui tantangan di lapangan.

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Pos Indonesia, Haris, menegaskan bahwa tidak semua kantor pos di wilayah terdampak banjir seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengalami gangguan operasional. Ia menjelaskan, hanya kantor pos di Sibolga, Sumatera Utara, dan Langsa, Aceh, yang sempat terdampak pada 1 Desember 2025. Namun, kedua kantor tersebut kini telah pulih dan kembali melayani penyaluran BLT.

Di Sibolga, dari alokasi 5.537 penerima, 1.200 di antaranya sudah menerima BLT per 1 Desember 2025. Sementara itu, di Langsa, dari total 42.000 penerima, sebanyak 10.565 orang atau 24,59 persen telah menerima bantuan pada tanggal yang sama. Secara keseluruhan, PT Pos masih berpacu dengan tenggat waktu penyaluran yang ditetapkan pada 11 Desember 2025.

Haris juga mengungkapkan adanya penyesuaian strategi dalam penyaluran. PT Pos sempat mempertimbangkan untuk menyalurkan BLT langsung di lokasi pengungsian, namun rencana ini dibatalkan untuk menghindari potensi masalah psikologis di kalangan korban banjir yang bukan penerima BLT. “Khawatir (ada yang mempertanyakan) lho mereka dapat, saya tidak,” kata Haris.

Saat ini, PT Pos tengah menggodok kebijakan terkait pengambilan BLT bagi penerima yang kehilangan kartu identitas akibat banjir. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah sedang dilakukan untuk mencari solusi, seperti penerbitan surat keterangan pengganti. Ini menunjukkan fleksibilitas PT Pos dalam memastikan setiap penerima haknya tetap terpenuhi.

Secara keseluruhan, PT Pos Indonesia menerima penugasan untuk menyalurkan BLT kepada 18 juta penerima di seluruh Indonesia. Namun, data yang baru diterima perusahaan adalah sekitar 12 juta penerima. Dari jumlah tersebut, penyaluran telah mencapai angka impresif 85,74 persen per Kamis, 4 Desember 2025 pukul 11.00 WIB.

Untuk menjangkau penerima secara optimal, PT Pos menggunakan tiga pola penyaluran. Pertama, melalui loket kantor pos. Kedua, pembayaran dilakukan di kantor desa, kantor kelurahan, atau sekolah. Opsi ketiga adalah penyaluran langsung ke rumah penerima, khususnya bagi lansia atau penyandang disabilitas yang kesulitan mengakses lokasi pengambilan.