Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung resmi menutup Stadion Si Jalak Harupat untuk seluruh kegiatan pertandingan non-FIFA mulai Kamis (3/9/2026) demi keperluan pemeliharaan rumput jelang turnamen FIFA ASEAN Cup.
Dilansir dari jabar.jpnn.com, kebijakan tersebut membuat Persib Bandung tidak dapat menggunakan stadion berkapasitas 30.000 penonton itu saat menjamu PSM Makassar dalam laga pekan pertama Super League musim 2026/2027 pada Minggu mendatang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menyatakan bahwa larangan penggunaan stadion ini merupakan instruksi tegas dari FIFA yang harus dipatuhi oleh penyelenggara liga.
“Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League,” kata Dicky.
Proses pemeliharaan yang sedang berlangsung mencakup pemadatan tanah dan penguatan akar rumput untuk memastikan kualitas lapangan memenuhi standar internasional sebelum digunakan pada 19 September 2026.
“Jadi Persib tidak diperkenankan tanggal 6 bermain di Si Jalak Harupat, karena sudah masa pemeliharaan untuk menjelang FIFA ASEAN Cup,” ujar Dicky.
Dicky menambahkan bahwa keputusan ini telah disampaikan secara resmi kepada manajemen klub agar pihak klub dapat segera mencari alternatif tempat pertandingan.
Menanggapi situasi tersebut, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) kini memfokuskan upaya penggunaan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai lokasi pengganti pertandingan.
Stadion GBLA sendiri saat ini masih berada dalam tahap perbaikan rumput yang dikebut pengerjaannya oleh pihak panitia pelaksana agar siap digunakan dalam waktu singkat.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Kuswara S Taryono, mengungkapkan bahwa persiapan teknis di stadion tersebut sedang dimaksimalkan untuk menjamin kelancaran laga perdana.
“Insya Allah sekarang sedang diupayakan maksimal pertandingan laga perdana ini di GBLA,” kata Kuswara.
Pihak manajemen juga memastikan bahwa penjualan tiket untuk pertandingan melawan PSM Makassar telah dilakukan melalui aplikasi resmi klub.
Kuswara menegaskan bahwa proses perbaikan rumput di GBLA diharapkan selesai tepat waktu meskipun ia tidak memberikan rincian persentase progres pekerjaan di lapangan.
“Ya sudah, sudah mulai berproses, Insya Allah semuanya berjalan dengan baik,” ujar Kuswara.
Sebelumnya, Persib Bandung sempat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat saat menjamu Manila Digger dalam laga play-off AFC Champions League Two karena kendala serupa pada markas utama mereka.
Penutupan stadion di Soreang ini menjadi bagian dari agenda besar persiapan Indonesia dalam menyambut perhelatan FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung hingga awal Oktober mendatang.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh fasilitas pendukung stadion harus sudah melewati tahap uji coba lapangan sebelum turnamen resmi dimulai agar tidak mengganggu jadwal pertandingan internasional.






