Berita

Leo/Daniel Singkirkan Ganda Putra Nomor Satu Korea di China Masters

12
×

Leo/Daniel Singkirkan Ganda Putra Nomor Satu Korea di China Masters

Sebarkan artikel ini
Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin saat bertanding di China Masters 2026
Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin sukses menumbangkan unggulan pertama asal Korea Selatan di babak 32 besar China Masters 2026.

Jakarta – Pasangan ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil menaklukkan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dalam babak 32 besar turnamen China Masters 2026 yang berlangsung di Shenzhen Arena pada Selasa (1/9/2026).

Dilansir dari PBSI, kemenangan dua gim langsung dengan skor identik 21-19, 21-19 tersebut memastikan langkah pasangan Indonesia menuju babak selanjutnya dalam turnamen berlevel BWF Super 750 itu.

Keberhasilan tersebut diraih melalui pertandingan yang berlangsung sengit sejak awal hingga akhir gim.

Leo Rolly Carnando menyatakan rasa syukur atas hasil positif yang dicapai dalam laga pembuka turnamen tersebut.

“Rasanya pasti senang karena bisa lolos ke babak selanjutnya,” kata Leo.

Menurut Leo, kunci utama dalam menghadapi pasangan unggulan tersebut adalah menjaga fokus sepanjang durasi pertandingan tanpa terpengaruh oleh perubahan skor.

Strategi yang diterapkan di lapangan menekankan pada kesabaran untuk tidak terburu-buru dalam melakukan serangan mematikan terhadap lawan.

“Kami juga tidak mau terlalu terburu-buru untuk mematikan lawan,” ujar Leo.

Persiapan teknis yang dilakukan oleh pasangan ini tidak melibatkan skema khusus untuk menghadapi gaya permainan Kim Won-ho/Seo Seung-jae.

Fokus utama Leo dan Daniel Marthin adalah mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik mereka di lapangan.

Leo juga memberikan penilaian objektif bahwa pasangan Korea Selatan tersebut belum mencapai performa terbaik mereka pada pertemuan kali ini.

Meski demikian, kemenangan ini tetap dianggap sebagai modal berharga untuk bahan evaluasi bagi tim pelatih dan atlet untuk pertandingan di babak berikutnya.

Hasil pertandingan ini menegaskan kesiapan mental dan fisik pasangan Indonesia untuk bersaing di level kompetisi yang lebih tinggi.

Terkait peluang untuk meraih gelar juara, Leo berpendapat bahwa seluruh kontestan yang masih bertahan memiliki peluang yang setara.

Pasangan ini memilih untuk tidak membebani diri dengan target juara dalam waktu dekat.

Prioritas utama mereka saat ini adalah menjaga komunikasi di atas lapangan guna meningkatkan kualitas permainan secara berkelanjutan.

“Peluang juara bagi seluruh pemain pasti ada, tapi fokus saya dan Daniel adalah lebih menjaga komunikasi untuk lebih baik dan maju terus,” kata Leo.

Konsistensi permainan menjadi aspek yang akan terus dievaluasi agar pasangan ini mampu melangkah lebih jauh dalam turnamen tersebut.

Kemenangan ini diharapkan menjadi titik awal bagi Leo/Daniel untuk menunjukkan performa yang lebih stabil dalam menghadapi tantangan di babak 16 besar.

Pihak pelatih diharapkan akan segera menyusun strategi baru berdasarkan evaluasi dari pertandingan pertama ini.

Seluruh rangkaian pertandingan China Masters 2026 terus dipantau untuk melihat perkembangan performa atlet Indonesia di kancah internasional.

Bradley Barcola mengenakan seragam Liverpool setelah resmi pindah dari Paris Saint-Germain
Berita

Perjalanan Bradley Barcola bersama Paris Saint-Germain (PSG) berakhir. Setelah tiga musim membela klub ibu kota Prancis tersebut, penyerang berusia 23 tahun itu resmi melanjutkan kariernya bersama…