Solo – Polisi menangkap Dwi Hartono (DH), seorang pengusaha yang dikenal dermawan, di Solo pada Rabu (23/8) malam. Ia diduga terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BRI, Mohamad Ilham Pradipta (37).
Penangkapan berlangsung dramatis saat tim gabungan Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang, dan Polres Demak mencegat mobil yang ditumpangi Dwi.
Selain Dwi, polisi juga menangkap dua orang yang diduga sebagai aktor intelektual, YJ dan AA.
Satu tersangka lain berinisial C ditangkap sehari kemudian di Jakarta Utara.
Total, 15 orang telah diamankan terkait kasus penculikan dan pembunuhan ini.
Kasus ini bermula saat Ilham disergap di parkiran supermarket Ciracas, Jakarta Timur, pada 20 Agustus lalu.
Jasad Ilham ditemukan sehari kemudian di Desa Sukasari, Bekasi, dalam kondisi mengenaskan.
Dwi Hartono dikenal sebagai pengusaha dengan berbagai lini bisnis, termasuk bimbel online, marketplace, dan platform belajar online. Ia juga aktif di media sosial dengan nama Klan Hartono.
Di Desa Tirta Kencana, Tebo, Dwi dikenal sebagai sosok dermawan yang sering memberikan bantuan, termasuk ambulans gratis dan hiburan bagi warga.
Dwi sempat berencana maju sebagai calon bupati Tebo pada 2024, namun batal karena hanya ditawari posisi wakil bupati.




