Jakarta – Lembaga penyedia indeks global FTSE Russell melakukan perombakan komposisi portofolio melalui pengumuman hasil semi annual review untuk FTSE Global Equity Index Series pada Sabtu (22/8/2026), yang berdampak pada perubahan status 29 saham perusahaan terbuka asal Indonesia.
Dilansir dari pengumuman resmi FTSE Russell, langkah peninjauan rutin ini bertujuan untuk menyesuaikan bobot saham dalam indeks global agar mencerminkan kondisi pasar terkini.
Dalam kebijakan terbaru tersebut, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengalami penurunan klasifikasi dari indeks Mid Cap menuju indeks Micro Cap.
Kategori Large Cap terpantau stabil karena tidak ada saham domestik yang masuk maupun keluar dari indeks tersebut.
Perubahan signifikan terjadi pada indeks Small Cap dengan dikeluarkannya 10 emiten, yakni PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dan PT MDS Retailing Tbk (LPPF).
Daftar tersebut berlanjut pada PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), serta PT Surya Citra Media Tbk (SCMA).
Sembilan dari sepuluh saham yang keluar dari Small Cap tersebut dialihkan ke indeks Micro Cap, kecuali PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) yang langsung dikeluarkan tanpa masuk ke indeks Micro Cap.
Selain itu, FTSE Russell juga mengeluarkan 28 saham dari indeks Micro Cap, termasuk PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA), PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII), PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO), dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).
Emiten lain yang terdampak antara lain PT Cahaya Aero Services Tbk (CASS), PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD), dan PT Intiland Development Tbk (DILD).
Daftar penyesuaian berlanjut pada PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON), PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED), PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Mahaka Media Tbk (ABBA), PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI), dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).
Kelompok saham terakhir yang keluar dari Micro Cap adalah PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID), PT Panin Sekuritas Tbk (PANS), PT Panin Insurance Tbk (PNIN), PT PP Tbk (PTPP), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS), PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP), dan PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).
Pihak FTSE Russell menyatakan bahwa hasil tinjauan tersebut masih bersifat tentatif dan dapat direvisi hingga penutupan perdagangan pada Jumat (4/9/2026).
Setelah periode peninjauan berakhir, keputusan final akan ditetapkan pada Senin (7/9/2026).
Proses rebalancing dijadwalkan berlangsung pada Jumat (18/9/2026).
Seluruh perubahan indeks ini akan mulai berlaku efektif pada pembukaan perdagangan Senin (21/9/2026).







