Berita

Dorong Masyarakat, Pimpinan DPR RI Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan

74
×

Dorong Masyarakat, Pimpinan DPR RI Sosialisasikan BPJS Ketenagakerjaan

Sebarkan artikel ini
gandeng-pimpinan-dpr-ri,-bpjs-ketenagakerjaan-tingkatkan-pemahaman-jaminan-sosial-pekerja
gandeng pimpinan dpr ri, bpjs ketenagakerjaan tingkatkan pemahaman jaminan sosial pekerja

Bandung Barat – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, mendorong peningkatan partisipasi masyarakat Kabupaten Bandung Barat dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Hal itu disampaikan saat Sosialisasi Program Perlindungan Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan di Bale Abah Padalarang, Jumat (27/6/2025).

Selain Cucun, acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan, serta pimpinan DPRD Bandung Barat.

Dalam sambutannya, Cucun menekankan bahwa perlindungan sosial penting bagi seluruh pekerja, tanpa memandang profesi. Ia mencontohkan, petani, pedagang, tukang ojek, dan pekerja lainnya memiliki risiko kecelakaan kerja yang dapat mengancam keselamatan dan kesejahteraan.

Cucun mengapresiasi langkah-langkah strategis BPJS Ketenagakerjaan, yang memiliki tugas dan fungsi menghadirkan negara untuk melindungi segenap pekerja Indonesia. “Saya mengapresiasi langkah-langkah strategis BPJS Ketenagakerjaan, yang memiliki tugas dan fungsi menghadirkan negara untuk melindungi segenap pekerja Indonesia,” ujar Cucun pada Jumat (27/6/2025). Ia juga menghimbau anggota DPRD Bandung Barat untuk terus mengingatkan pemberi kerja dan seluruh pekerja agar mendaftarkan diri ke BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Cucun, kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial tidak hanya memberikan keamanan bagi pekerja, tetapi juga memberikan ketenangan bagi keluarga. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pekerja dan memberikan jaminan sosial yang layak, terutama bagi mereka yang bekerja di sektor informal.

Cucun berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Dengan iuran yang terjangkau dan manfaatnya, pekerja bisa fokus kerja keras biar kecemasannya BPJS Ketenagakerjaan yang menanggung,” tegasnya.

Pramudya Iriawan Buntoro, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, menambahkan bahwa kegiatan sosialisasi ini adalah wujud kehadiran negara dalam melindungi seluruh pekerja di Indonesia. “BPJS Ketenagakerjaan hadir bukan hanya sebagai sebuah lembaga, tapi sebagai sahabat bagi para pekerja,” kata Pramudya pada Jumat (27/6/2025). Ia memastikan bahwa setiap pekerja, dari buruh pabrik hingga pekerja lepas di desa-desa, memiliki perlindungan saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Pramudya menjelaskan, program BPJS Ketenagakerjaan terdiri dari lima jenis, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Pada kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis memberikan santunan manfaat Program JKK, JKM, JP dan Beasiswa kepada 4 orang ahli waris dengan total santunan sebesar Rp640 juta. Pramudya berharap manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan ini bisa mempertahankan kehidupan yang layak bagi ahli waris yang ditinggalkan. “Kami berharap manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan ini bisa mempertahankan kehidupan yang layak bagi ahli waris yang ditinggalkan,” ujar Pramudya pada Jumat (27/6/2025). Ia menambahkan, perlindungan hari ini bisa jadi penyelamat di hari esok, sejalan dengan tujuan BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan pekerja fokus kerja keras dan BPJS Ketenagakerjaan yang menanggung cemasnya.

BPJS Ketenagakerjaan memastikan bahwa upaya memperluas cakupan perlindungan pekerja akan terus dilakukan melalui berbagai program edukasi di berbagai kecamatan, dengan fokus pada pekerja sektor informal.