Berita

Diskominfo Padang Bekali Guru TIK Jadi Garda Depan Keamanan Siber

182
×

Diskominfo Padang Bekali Guru TIK Jadi Garda Depan Keamanan Siber

Sebarkan artikel ini
diskominfo-padang-latih-guru-tik-jadi-agen-literasi-digital
diskominfo padang latih guru tik jadi agen literasi digital

Padang – Pemerintah Kota Padang menggelar workshop kewaspadaan siber bagi guru TIK SMP se-Kota Padang, Rabu (3/9/2025).

Tujuannya membekali guru dalam menangkal serangan phishing yang semakin canggih.

Workshop di Balai Kota ini menyoroti pentingnya literasi digital di kalangan pelajar.

Asisten III Setda Padang, Corri Saidan, menekankan pentingnya transformasi digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Hal ini demi mewujudkan pelayanan publik yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Perlindungan informasi yang andal akan memperkuat kepercayaan masyarakat dan menjaga kelancaran layanan pemerintah,” ujar Corri.

Corri mengingatkan, phishing kini semakin berbahaya karena memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Pesan palsu dapat dibuat menyerupai guru, teman, bahkan tokoh publik melalui rekayasa suara dan video berbasis deepfake.

“Melalui workshop ini, guru TIK harus memperkuat pemahaman ancaman phishing serta menjadi teladan dalam penggunaan teknologi yang aman,” tegasnya.

Kepala Diskominfo Padang, Boby Firman, menilai kewaspadaan digital di sekolah sangat penting.

Pelajar SMP termasuk kelompok rentan karena sering menggunakan gawai dengan rasa ingin tahu yang tinggi.

“Guru TIK berperan strategis sebagai garda depan pencegahan sekaligus penanganan awal insiden siber di sekolah,” jelas Boby.

Boby menyebutkan, kasus phishing menurun dari 108 pada 2023 menjadi 25 pada 2024, namun ancaman tetap serius.

Modus baru seperti quishing lewat QR code, smishing, hingga rekayasa deepfake terus bermunculan.

“Phishing masih dominan di Indonesia karena mudah dilakukan dan efektif. Kami berharap guru TIK dapat menjadi agen literasi keamanan siber di sekolah masing-masing,” tutup Boby.