Berita

Bali Temukan Kasus Superflu, Dinkes Tingkatkan Surveilans dan Kewaspadaan

205
×

Bali Temukan Kasus Superflu, Dinkes Tingkatkan Surveilans dan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini
2-warga-bali-positif-super-flu,-tak-ada-rekam-perjalanan-luar-negeri
2 warga bali positif super flu, tak ada rekam perjalanan luar negeri

Denpasar – Dua warga Denpasar dinyatakan positif terinfeksi virus Influenza A subclade K, atau dikenal sebagai superflu. Dinas Kesehatan Bali telah mengumumkan hal ini.

Kedua pasien adalah laki-laki berusia 40-50 tahun. Mereka terjangkit pada Oktober 2025.

Kabar baiknya, keduanya sudah sembuh dan beraktivitas normal.

“Pasiennya sudah sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bali, I Gusti Ayu Raka Susanti, Selasa (13/1).

Dinkes Bali telah melakukan penelusuran di sekitar tempat tinggal pasien. Hasilnya, tidak ditemukan keluhan serupa influenza pada warga lain.

Ayu Raka menjelaskan, hasil temuan dua kasus positif ini baru diterima Dinkes Bali baru-baru ini. Setelah ditelusuri, pasien dirawat pada Oktober 2025.

“Kami sudah lakukan penyelidikan epidemiologi. Sudah kami telepon bahwa pasiennya sudah sembuh,” imbuhnya.

Saat sakit, pasien dirawat di RSUD Denpasar. Dipastikan pula, kedua pasien tidak memiliki hubungan keluarga dan tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Saat positif dan dirawat, mereka mengalami gejala demam dan sesak napas. Sampel cairan pernafasan kemudian dikirim ke laboratorium Kementerian Kesehatan. Hasil uji laboratorium baru keluar pada pertengahan Januari 2026.

“Kami baru juga mengetahui. Karena itu memang kendalanya, karena kan di seluruh Indonesia, jadi hasilnya cukup lambat,” ungkapnya.

Menyusul temuan ini, Dinkes Bali meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, istirahat cukup, minum air putih, dan berolahraga rutin.

“Ke depannya penguatan dari surveilans kami tentunya, dengan kewaspadaan ini dan responnya,” kata Ayu Raka.

“Dengan adanya kasus positif dua tentu kami semakin meningkatkan surveilans. Sampai di tingkat puskesmas. Dengan meningkatkan kewaspadaan untuk influenza,” pungkasnya.