Hanoi – Tim nasional sepak bola Vietnam berada di ambang gelar juara Piala AFF 2026 setelah mengantongi keunggulan agregat 2-0 atas Thailand menjelang laga leg kedua yang berlangsung pada Rabu (26/8/2026).
Dikutip dari jpnn.com, skuad berjuluk The Golden Star Warriors tersebut hanya memerlukan hasil imbang dalam duel penentuan yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, untuk memastikan trofi tetap berada dalam genggaman mereka.
Kemenangan pada pertandingan pertama di Stadion Rajamangala, Bangkok, memberikan keunggulan krusial bagi tim asuhan pelatih mereka sebelum kembali berhadapan di hadapan publik sendiri.
Dua gol kemenangan Vietnam pada leg pertama dicetak setelah turun minum oleh Nguyen Hai Long dan Nguyen Quang Hai.
Situasi ini menempatkan Thailand, yang dikenal dengan julukan Gajah Perang, dalam posisi sulit karena harus mengejar defisit dua gol untuk menyamakan agregat.
Para pemain Thailand diwajibkan tampil lebih agresif dan mencetak setidaknya dua gol tanpa balas jika ingin membalikkan keadaan serta merebut gelar juara dari tangan lawan.
Keberhasilan mempertahankan keunggulan akan mencatatkan sejarah bagi Vietnam sebagai tim ketiga yang mampu menjuarai ajang Piala AFF dalam dua edisi secara beruntun.
Sebelumnya, hanya Thailand dan Singapura yang pernah mencatatkan prestasi serupa dalam sejarah turnamen sepak bola tertinggi di Asia Tenggara tersebut.
Thailand tercatat pernah mempertahankan gelar sebanyak tiga kali, yakni pada edisi 2000-2002, 2014-2016, serta 2020-2022.
Sementara itu, Singapura berhasil mencatatkan pencapaian serupa dengan menjuarai turnamen secara berturut-turut pada tahun 2004 dan 2006.
Vietnam sendiri saat ini berstatus sebagai juara bertahan setelah sukses mengangkat trofi pada edisi 2024 silam.
Di sisi lain, performa tim nasional Indonesia pada ajang Piala AFF 2026 mendapatkan sorotan tajam dari berbagai pihak, termasuk kritik yang dilontarkan oleh Presiden Semen Padang terhadap kinerja John Herdman.
Kritik tersebut mencerminkan kekecewaan publik atas capaian tim nasional yang dinilai semakin tertinggal dari negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.
Pertandingan leg kedua ini menjadi penentu bagi kedua tim untuk membuktikan dominasi mereka di panggung sepak bola regional.
Seluruh mata pendukung sepak bola kini tertuju pada Stadion My Dinh untuk menyaksikan apakah Vietnam mampu mengukuhkan status mereka atau Thailand berhasil menciptakan kejutan besar.







