Jakarta – Manajemen Persija Jakarta resmi melepas penyerang asal Brasil, Gustavo Almeida, menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026/27 pada Rabu (26/8/2026).
Dilansir dari jpnn.com, keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan mantan pemain Arema FC tersebut diambil setelah melalui proses pertimbangan yang matang dari pihak internal klub.
Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, mengakui bahwa melepas pemain kelahiran 25 Juli 1996 itu merupakan langkah yang sulit bagi tim.
“Keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang sangat matang,” kata Ardhi Tjahjoko.
“Kami semua tahu kualitas Gustavo Almeida sehingga sebenarnya sulit untuk melepasnya,” ujar Ardhi Tjahjoko.
Pemain yang berasal dari Sao Paulo tersebut telah menjadi mesin gol utama bagi Macan Kemayoran dalam beberapa musim terakhir.
Selama membela Persija Jakarta, Gustavo Almeida tercatat berhasil mengoleksi 31 gol dari total 55 penampilan di berbagai ajang kompetisi.
Pada edisi terakhir Super League 2025/26, ia menunjukkan ketajaman dengan mencetak sebelas gol dari 20 pertandingan yang dilakoninya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi Gustavo Almeida selama berseragam Persija Jakarta, dan semoga terus menunjukkan kualitas terbaik di tim barunya,” kata Ardhi Tjahjoko.
Hingga saat ini, santer beredar kabar bahwa Gustavo Almeida dikaitkan dengan potensi kepindahan ke klub Java United.
Kepergian pemain tersebut kini membuat kedalaman skuad di lini serang Persija Jakarta menipis untuk menatap musim 2026/27.
Saat ini, pelatih Shin Tae-yong hanya memiliki tiga opsi penyerang murni, yakni Alexander Jeremejeff, Eksel Runtukahu, dan Agi Firmansyah.
Situasi ini menuntut manajemen Persija Jakarta untuk segera menentukan langkah strategis berikutnya guna memperkuat komposisi tim.
Kehadiran Alexander Jeremejeff sendiri baru saja dikonfirmasi setelah sang pemain bergabung dalam sesi latihan tim yang berlangsung di Thailand.
Perubahan komposisi pemain ini diharapkan dapat menjaga stabilitas performa Persija Jakarta di bawah arahan Shin Tae-yong sepanjang musim mendatang.
Publik kini menantikan langkah manajemen dalam mencari pengganti sepadan bagi Gustavo Almeida sebelum jendela transfer ditutup.
Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi tim yang dilakukan manajemen demi mencapai target ambisius di kompetisi domestik.







