Berita

Senator Desak Polisi Minta Maaf Terbuka Usai Tabrak Pengemudi Ojol

96
×

Senator Desak Polisi Minta Maaf Terbuka Usai Tabrak Pengemudi Ojol

Sebarkan artikel ini
senator-asal-jakarta-minta-kapolri-hadirkan-anggota-penabrak-affan-untuk-minta-maaf-secara-terbuka
senator asal jakarta minta kapolri hadirkan anggota penabrak affan untuk minta maaf secara terbuka

Jakarta – Anggota DPD RI, Dailami Firdaus, mendesak proses hukum yang transparan dan tuntas terhadap oknum polisi penabrak pengemudi ojek online (ojol) hingga tewas.

Korban diketahui bernama Affan Kurniawan, 21 tahun.

Dailami juga menuntut permintaan maaf langsung dari anggota Brimob yang terlibat kepada keluarga korban.

“Polri harus memiliki negosiator ulung yang dapat menjembatani aspirasi para pengunjuk rasa, bukan melakukan tindakan represif,” tegas Dailami, Jumat (29/8/2025).

Menurutnya, insiden ini menjadi pelajaran penting bagi Polri terkait SOP pengamanan aksi unjuk rasa.

Penggunaan kendaraan taktis (rantis) untuk menabrak massa aksi dinilai melanggar SOP.

Dailami menekankan pentingnya institusi Polri membudayakan sikap moral yang baik dengan mengakui kesalahan dan meminta maaf secara langsung kepada keluarga korban.

“Saya minta Pak Kapolri bisa mengajak Pak Kapolda, serta oknum polisi yang menabrak untuk mendatangi kediaman Affan dan meminta maaf,” ujarnya.

Dailami mengingatkan agar tidak ada kesan Polri melindungi anggotanya yang bersalah.

Ia menegaskan bahwa kasus Affan bukan sekadar pelanggaran kode etik, tetapi juga menyangkut kemanusiaan.

“Ini juga soal kemanusiaan bagi keluarga korban. Perlu empati yang lebih besar, bukan sekadar datang dan memberikan uang takziyah,” kata Dailami.

Dailami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan setelah aksi unjuk rasa di Gedung DPR pada Kamis (28/8/2025).

Sebelumnya, massa demonstran menembakkan petasan dan kembang api ke arah Mako Brimob Kwitang pada Jumat (28/8/2025).