Taipei – Pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, berhasil melaju ke babak semifinal turnamen Taipei Open 2026 setelah mengalahkan wakil Thailand, Supak Jomkoh dan Ornnicha Jongsathapornparn, pada perempat final yang berlangsung di Taipei Arena, Minggu (2/8/2026).
Dilansir dari BWF Badminton, keberhasilan ini menandai pencapaian semifinal pertama bagi pasangan tersebut sejak mereka kembali berkompetisi usai masa pemulihan cedera panjang yang sempat menghambat karier profesional mereka.
Rehan dan Gloria memenangkan laga perempat final dengan skor 17-21, 21-16, 21-10 setelah sempat tertinggal di gim pertama.
Kemenangan tersebut menjadi bukti nyata dari progres bertahap yang dilakukan pasangan ini sejak mereka memulai kembali kiprah dari level bawah.
“Kami sangat bersyukur untuk hasil ini karena akhirnya kami lolos ke semifinal setelah penantian panjang dan Rehan terus tampil lebih baik,” kata Gloria Emanuelle Widjaja.
Gloria menambahkan bahwa mereka sempat mengalami periode sulit saat Rehan menjalani proses penyembuhan cedera lutut serius yang dialami pada tahun lalu.
Cedera tersebut terjadi saat Rehan salah mengambil tumpuan ketika melakukan smes dalam pertandingan perempat final Macau Open setahun silam.
Setelah insiden tersebut, mereka harus memulai perjuangan kembali dari nol hingga akhirnya berhasil menjuarai Sirkuit Nasional A Jawa Timur pada April lalu.
Turnamen Taipei Open kini menjadi ajang kelima yang diikuti oleh Rehan dan Gloria sejak mereka kembali berpartisipasi dalam rangkaian BWF World Tour.
“Tidak ada lawan yang mudah jadi kami harus memastikan diri agar tidak memberi mereka poin yang mudah,” kata Rehan Naufal Kusharjanto.
Rehan menegaskan bahwa mereka tetap berpegang teguh pada rencana permainan dan fokus untuk menjaga kendali sepanjang pertandingan berlangsung.
Pada babak semifinal, pasangan Indonesia tersebut dijadwalkan akan menghadapi unggulan kedelapan asal Jepang, Yuta Watanabe dan Maya Taguchi.
Meskipun ini merupakan pertemuan pertama bagi pasangan tersebut, sosok Yuta Watanabe bukanlah lawan yang asing bagi Rehan maupun Gloria.
Watanabe merupakan atlet berpengalaman yang pernah menjuarai All England Open sebanyak lima kali saat berpasangan dengan Arisa Higashino.
Bagi Rehan dan Gloria, laga melawan pasangan Jepang ini menjadi momentum penting untuk menguji kembali kepercayaan diri mereka di lapangan.
“Saya akan bilang bahwa kondisi saya di 95 persen, 5 persen sisanya itu soal kepercayaan diri,” kata Rehan Naufal Kusharjanto.
Rehan berharap intensitas pertandingan yang lebih sering bersama Gloria akan membantu mereka mencapai performa terbaik dan meraih gelar juara di World Tour.
Tahun lalu, pasangan ini mencatatkan dua kali pencapaian sebagai runner-up pada turnamen di level Super 300.
Kini, mereka berupaya memanfaatkan momentum di Taipei Open untuk memperbaiki catatan prestasi tersebut di kancah internasional.







