Berita

Prabowo Pantau Pemulihan Pasca-Demo, Terbang ke China Penuhi Undangan Xi Jinping

77
×

Prabowo Pantau Pemulihan Pasca-Demo, Terbang ke China Penuhi Undangan Xi Jinping

Sebarkan artikel ini
mensesneg:-kehidupan-masyarakat-kembali-berangsur-pulih
mensesneg: kehidupan masyarakat kembali berangsur pulih

Jakarta – Situasi masyarakat berangsur normal pasca-demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah selama sepekan terakhir. Presiden Prabowo Subianto terus memantau perkembangan situasi.

Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (2/9).

Presiden Prabowo mengapresiasi seluruh elemen masyarakat, aparat keamanan, serta jajaran pemerintahan pusat dan daerah atas kerja sama dalam menjaga persatuan dan kedamaian.

“Beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada seluruh jajaran aparat, baik aparat kepolisian maupun aparat TNI, kepada seluruh jajaran pemerintahan,” kata Prasetyo.

Prabowo menilai kebersamaan yang terjalin mampu menghadirkan rasa persatuan, kerukunan, dan perdamaian di tengah masyarakat. Ia berharap kondisi nasional dapat segera stabil.

Pada Selasa malam, Prabowo bertolak ke Beijing, China, untuk memenuhi undangan resmi dari Presiden Xi Jinping.

Undangan ini awalnya dijadwalkan pada 31 Agustus, namun ditunda karena dinamika yang terjadi di dalam negeri.

Pemerintah China secara khusus meminta Prabowo hadir dalam acara peringatan 80 tahun dan parade militer di Beijing.

“Demi menjaga hubungan baik dengan pemerintah Tiongkok, Bapak Presiden memutuskan untuk beliau berangkat malam ini dan keesokan malam beliau sudah akan kembali ke Tanah Air,” jelas Prasetyo.

Sebelumnya, gelombang demonstrasi terjadi di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, Solo, dan Yogyakarta.

Awalnya, massa memprotes kenaikan tunjangan anggota DPR dan menolak kenaikan pajak.

Aksi kemudian berlanjut hingga insiden tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta pada 28 Agustus.

Aksi menuntut keadilan bagi Affan meluas dan direspons dengan gas air mata serta meriam air.