Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan sebesar 0,37% atau 24,02 poin ke level 6.501 pada penutupan perdagangan Senin (24/8/2026) akibat tekanan jual yang melanda mayoritas sektor di Bursa Efek Indonesia.
Dilansir dari data perdagangan Bursa Efek Indonesia, pergerakan negatif ini terjadi di tengah sentimen pasar yang kurang kondusif sehingga memicu pelemahan pada 367 saham dibandingkan dengan 259 saham yang mampu menguat.
Meskipun indeks secara keseluruhan berada di zona merah, saham-saham sektor komoditas emas justru menunjukkan kinerja impresif dengan mencatatkan pertumbuhan signifikan di tengah volatilitas pasar.
Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) memimpin penguatan dengan melonjak 10,44% ke level Rp 8.725 per lembar saham.
Kenaikan juga dialami oleh PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) yang melesat 5,04% ke level 730, diikuti oleh PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) yang tumbuh 3,23% ke level 1.440.
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turut mencatatkan apresiasi sebesar 0,63% hingga ditutup pada harga Rp 3.190 per saham.
Dinamika kenaikan sektor bahan baku sebesar 1,38% menjadi satu-satunya penopang yang menahan laju penurunan IHSG yang lebih dalam pada sesi kali ini.
Sebaliknya, sektor properti menjadi penekan utama indeks dengan koreksi sektoral sebesar 1,67%.
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melemah 3,05% ke posisi Rp 318, sementara PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terkoreksi 1,56% ke level Rp 63.
Tekanan jual juga dirasakan oleh PT Sentul City Tbk (BKSL) yang turun 1,3% ke level Rp 76 serta PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) yang merosot 1,02% ke level Rp 3.890.
Secara keseluruhan, volume transaksi perdagangan mencapai 35,76 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,18 juta kali.
Total nilai transaksi yang tercatat di pasar modal mencapai Rp 14,25 triliun dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 11.428 triliun.
Sentimen negatif tidak hanya terjadi di pasar domestik, melainkan juga merembet ke bursa regional Asia yang mayoritas ditutup di zona merah.
Indeks Nikkei Jepang turun 0,69% ke level 65.560, sementara Shanghai Composite terkoreksi 0,59% ke level 3.882.
Bursa Korea Selatan melalui indeks Kospi merosot 3,12% ke level 6.696 dan indeks Hang Seng Hong Kong melemah 2,01% ke posisi 25.486.
Daftar saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers hari ini meliputi PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) naik 10,44%, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) naik 8,68%, dan PT Singaraja Putra Tbk (SINI) naik 8,36%.
Sementara itu, daftar saham dengan tekanan jual tertinggi atau top losers mencakup PT Bank Arto Tbk (JAGO) yang turun 5,19%, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun 4,93%, serta PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang terkoreksi 4,17%.
Sebanyak 166 saham terpantau tidak mengalami perubahan harga atau stagnan selama sesi perdagangan berlangsung.







