Berita

Hilirisasi Batu Bara Dipercepat, MIND ID–Pertamina Dorong Kemandirian Energi

142
×

Hilirisasi Batu Bara Dipercepat, MIND ID–Pertamina Dorong Kemandirian Energi

Sebarkan artikel ini
hilirisasi-batu-bara-dipercepat,-mind-id–pertamina-dorong-kemandirian-energi
hilirisasi batu bara dipercepat, mind id–pertamina dorong kemandirian energi

Jakarta – Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID dan PT Pertamina (Persero) mempercepat hilirisasi batu bara. Tujuannya memperkuat kemandirian energi nasional.

Strategi ini sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Kolaborasi ini mengubah batu bara menjadi sumber energi alternatif berbasis kebutuhan domestik.

Kerja sama difokuskan pada pengembangan produk hilirisasi. Produknya meliputi Dimethyl Ether (DME), Synthetic Natural Gas (SNG), dan metanol.

Pengembangan dilakukan melalui penguatan rantai nilai mineral, batu bara, dan energi nasional. Sinergi ini menempatkan BUMN tambang dan energi dalam satu ekosistem terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit P. Santosa, mengatakan kolaborasi ini mencerminkan pendekatan terintegrasi dalam pembangunan sistem energi nasional.

“Kolaborasi dan sinergi antar-BUMN strategis dapat memperkuat fondasi energi nasional,” kata Sigit di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Percepatan hilirisasi ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis antara MIND ID dan Pertamina. Ini menjadi bagian dari mandat pemerintah kepada MIND ID dalam agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menilai kolaborasi ini memperkuat struktur industri nasional.

Dalam skema kerja sama ini, PT Bukit Asam disiapkan sebagai pemasok batu bara. Sementara Pertamina bertindak sebagai offtaker dan agregator infrastruktur distribusi.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyebut kolaborasi ini sebagai tonggak penting bagi kedaulatan energi Indonesia.

Kementerian ESDM memproyeksikan konsumsi LPG nasional mencapai 10 juta metrik ton pada 2026. Pemanfaatan coal to DME dan coal to SNG melalui sinergi MIND ID dan Pertamina diproyeksikan menjadi instrumen strategis untuk menutup defisit LPG nasional.