Ecozone

Biaya Transit Terusan Panama Melonjak Hingga Tiga Kali Lipat

58
×

Biaya Transit Terusan Panama Melonjak Hingga Tiga Kali Lipat

Sebarkan artikel ini
bbb6f19279c0dae400d70bf0824b600c.jpg
bbb6f19279c0dae400d70bf0824b600c.jpg

PANAMA CITY – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah memicu lonjakan biaya transit di Terusan Panama secara signifikan. Konflik yang terjadi pasca-blokade Selat Hormuz serta eskalasi militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memaksa banyak perusahaan pelayaran mengubah rute, yang kemudian meningkatkan permintaan melintasi jalur air strategis tersebut.

Otoritas Terusan Panama mencatat kenaikan drastis pada harga lelang slot kapal. Wakil Presiden Keuangan Terusan Panama, Victor Vial, mengungkapkan bahwa rata-rata harga lelang yang sebelumnya berada di kisaran US$135.000 hingga US$140.000, kini melonjak hingga menyentuh angka US$385.000 selama periode Maret hingga April.

Administrator Terusan Panama, Ricaurte Vasquez Morales, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga operasional terusan agar tetap andal di tengah tingginya permintaan. Menurutnya, permukaan air yang kini berada pada tingkat optimal memungkinkan kanal tersebut menampung peningkatan volume lalu lintas kapal secara stabil.

Data operasional menunjukkan, pada periode Oktober 2025 hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 6.288 transit kapal. Jumlah ini meningkat 224 transit dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, dengan total tonase mencapai 254 juta ton PC/UMS.

Tingkat lalu lintas di jalur ini terpantau stabil dengan rata-rata 34 kapal per hari pada Januari lalu, kemudian meningkat menjadi 37 kapal pada Maret. Bahkan, pada hari-hari sibuk, jumlah transit sempat melampaui 40 kapal.

Guna mengakomodasi kebutuhan operator kapal yang tidak melakukan pemesanan lebih awal, pengelola terusan menyediakan sistem lelang harian. Saat ini, tersedia tiga hingga lima slot transit yang ditawarkan setiap harinya melalui mekanisme tersebut bagi mereka yang membutuhkan jalur cepat.