Ecozone

Riduan dan Henry Panjaitan Lolos Uji Kelayakan OJK untuk Mandiri

119
×

Riduan dan Henry Panjaitan Lolos Uji Kelayakan OJK untuk Mandiri

Sebarkan artikel ini
944b11df35b5858f3fd652c772f28967.jpg
944b11df35b5858f3fd652c772f28967.jpg

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara resmi mengukuhkan Riduan sebagai Direktur Utama dan Henry Panjaitan sebagai Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Pengesahan melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (PKK) atau fit and proper test ini menjadi momentum krusial bagi Bank Mandiri untuk mempercepat arah transformasi dan kontribusi strategisnya terhadap perekonomian nasional.

M. Wisnu Trihanggodo, SEVP Corporate Relations Bank Mandiri, menyatakan penetapan ini menegaskan kepercayaan regulator terhadap soliditas manajemen. “Bank Mandiri siap mengakselerasi inovasi layanan, memperkuat fundamental bisnis, serta memastikan tata kelola yang prudent dan transparan,” ujar Wisnu dalam keterangan tertulis, Selasa, 2 Desember 2025.

Bank Mandiri berkomitmen menjaga stabilitas kinerja dan memperluas intermediasi bagi sektor produktif. Perseroan juga bertekad menghadirkan nilai tambah signifikan bagi perekonomian nasional, ekonomi kerakyatan, serta penciptaan lapangan kerja baru.

Kepemimpinan Riduan dan Henry diyakini mampu mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat dan berkelanjutan. Penunjukan keduanya telah dilakukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 4 Agustus 2025, yang menegaskan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah.

Riduan, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, memiliki rekam jejak panjang dalam bisnis segmen korporasi dan commercial banking. Ia memimpin berbagai fungsi strategis, termasuk regional banking, dan melayani beragam nasabah. Pengalamannya ini diharapkan memperkuat akselerasi intermediasi dan kontribusi pembiayaan produktif Bank Mandiri.

Sementara itu, Henry Panjaitan membawa latar belakang kuat di manajemen risiko dan bisnis internasional. Sebelum diangkat, ia memiliki karier panjang di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) dan terakhir menjabat Direktur Bisnis Penjaminan PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo). Pengalamannya dinilai krusial untuk fondasi ekspansi jaringan, penguatan ekosistem digital, dan tata kelola risiko Bank Mandiri ke depan.