EcozonePemerintahanPolitik

Waketum Gemabudhi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden

152
×

Waketum Gemabudhi: Menempatkan Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden

Sebarkan artikel ini
waketum-gemabudhi:-menempatkan-polri-di-bawah-kementerian-melemahkan-presiden
waketum gemabudhi: menempatkan polri di bawah kementerian melemahkan presiden

Jakarta – Wakil Ketua Umum (Waketum) Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) Wiryawan menanggapi wacana penempatan Polri di bawah kementerian.

Menurutnya, Polri wajib berada di bawah presiden. Hal ini agar fungsi dan perannya lebih dirasakan masyarakat.

Ia juga menegaskan amanat reformasi yang melarang Polri menjadi satu dengan lembaga lain.

“Menilai penempatan Kapolri di bawah kementerian melemahkan Polri dan presiden,” kata Wiryawan, Selasa (27/1/2026).

Wiryawan menyoroti pentingnya pembenahan di sektor pelayanan Polri. Tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan publik.

Menurutnya, Polri saat ini berada dalam posisi ideal. Sebagai alat negara yang langsung melayani masyarakat.

Sebelumnya, Kapolri Jendaral Listyo Sigit Prabowo telah menolak wacana Polri berada di bawah kementerian.

Sigit juga menolak tawaran menjadi Menteri Kepolisian. Bahkan lebih memilih menjadi petani.

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…