Berita

Tim SAR Lanjutkan Pencarian 65 Korban Hilang Longsor Cisarua Bandung Barat

104
×

Tim SAR Lanjutkan Pencarian 65 Korban Hilang Longsor Cisarua Bandung Barat

Sebarkan artikel ini
tim-sar-lanjutkan-pencarian-65-korban-hilang-longsor-cisarua-bandung-barat
tim sar lanjutkan pencarian 65 korban hilang longsor cisarua bandung barat

Bandung – Longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menelan korban jiwa. Data terbaru, Minggu (25/1/2026), mencatat 25 orang meninggal dunia.

Sebanyak 65 korban masih hilang. Sementara 23 orang lainnya selamat.

Tim SAR gabungan telah menyerahkan 25 kantong jenazah ke tim DVI untuk identifikasi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian, menyatakan pencarian dihentikan sementara pukul 16.00 WIB karena cuaca buruk.

Pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Fokus utama mencari 65 korban yang masih tertimbun.

“Dari pukul 16.00 WIB, kami menghentikan pencarian karena cuaca yang tidak mendukung (hujan deras) dan akan dilanjutkan besok dan total ada 25 kantong jenazah yang diserahkan kepada pihak DVI Polri,” kata Ade.

Pencarian hari kedua difokuskan pada area yang terdeteksi adanya korban. Tim SAR berkoordinasi dengan masyarakat.

“Penemuan ada di sektor A dan B, dan kebanyakan di A1, A2, dan B1, sesuai informasi di lapangan. Kami memfokuskan pencarian ke dua area tersebut karena banyak korban longsor berada di area tersebut berdasarkan informasi warga,” ujarnya.

Tim DVI berhasil mengidentifikasi 11 jenazah. Sepuluh dalam kondisi utuh, satu dalam bentuk potongan tubuh.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan jumlah kantong jenazah terus bertambah seiring evakuasi.

“Kita sinkronisasi data di lokasi kejadian. Sampai jam 17.00 kantong jenazah dikirim ke posko ada 25,” ujarnya.

Korban yang teridentifikasi: Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), dan Ayu Yuniarti (31).

Satu korban lain, M. Kori (30), diidentifikasi dari potongan tubuh berupa tangan. Proses identifikasi masih berlanjut.