Ecozone

Kemenkes Deteksi H3N2 Subclade K, Masyarakat Tak Perlu Panik

169
×

Kemenkes Deteksi H3N2 Subclade K, Masyarakat Tak Perlu Panik

Sebarkan artikel ini
flu-h3n2-subclade-k-masuk-indonesia,-kemenkes-sebut-tak-berbahaya
flu h3n2 subclade k masuk indonesia, kemenkes sebut tak berbahaya

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengonfirmasi deteksi varian Influenza A (H3N2) subclade K di Indonesia sejak 25 Desember 2025. Varian ini dikenal juga sebagai super flu.

Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah.

Plt. Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine menjelaskan bahwa influenza A (H3N2) bukanlah virus baru.

Virus ini pernah menyebabkan pandemi di Amerika Serikat pada 1968.

Influenza A (H3N2) juga menjadi penyebab peningkatan kasus flu pada 2024-2025, terutama pada anak-anak.

Menurut publikasi terbaru, virus ini termasuk virus emerging.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan pernyataan serupa. Ia memastikan bahwa virus ini sudah lama bersirkulasi.

Menkes menekankan bahwa karakteristik infeksinya mirip dengan flu biasa. Tingkat fatalitasnya pun tidak berbahaya seperti COVID-19 atau Tuberkulosis (TBC).

Amesh A. Adalja, M.D., peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, menjelaskan lebih lanjut.

Subclade K adalah cabang mutasi terbaru dari virus Influenza A (H3N2). Virus ini pertama kali terdeteksi pada Juni 2025 dan diketahui menyebar dengan cepat.