Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Dudung Abdurachman, mengungkapkan sejumlah arahan strategis dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas nasional.
Penanganan kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu fokus utama pemerintah di berbagai wilayah.
Dudung juga menyoroti maraknya praktik ekspor ilegal benih bening lobster yang merugikan negara.
“Ada hal-hal yang menonjol, terutama masalah karhutla, kebakaran hutan, termasuk tentang penanganan eksportir benur, ini banyak yang dilakukan secara ilegal,” ujar Dudung usai prosesi serah terima jabatan di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (5/10).
Ia menegaskan kementeriannya akan berkoordinasi secara maksimal dengan instansi terkait untuk menindak tegas pelanggaran tersebut.
Presiden Prabowo secara khusus meminta agar seluruh praktik penyimpangan aturan di Tanah Air segera dihentikan.
“Sesuai dengan perintah Bapak Presiden agar dituntaskan, tidak ada lagi kegiatan-kegiatan ilegal, kegiatan-kegiatan yang menyimpang dari aturan-aturan sehingga Asta Cita ke depan ini akan semakin cepat terwujud,” kata Dudung.
Selain masalah ekonomi, stabilitas politik nasional juga menjadi perhatian utama setelah adanya gugatan perkara di Mahkamah Konstitusi.
Pemerintah berkomitmen menjaga situasi politik dan keamanan tetap kondusif selama proses hukum berlangsung.
Dudung menyatakan pemerintah akan menghormati dan menjunjung tinggi apapun putusan yang akan dikeluarkan oleh Majelis Hakim Konstitusi.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak membangun persepsi prematur sebelum adanya putusan resmi dari lembaga peradilan tersebut.
“Kita tetap jaga keutuhan, persatuan dan kesatuan sehingga situasi politik tidak kemudian semakin runyam,” tegasnya.







