Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan tipis sebesar 0,12% atau 8,24 poin ke level 6.678 pada perdagangan Rabu (9/9/2026) akibat tekanan jual di sejumlah sektor utama.
Dilansir dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas pasar modal domestik hari ini mencatatkan total nilai transaksi sebesar Rp 16,01 triliun dengan volume perdagangan mencapai 34,27 miliar saham.
Frekuensi transaksi yang tercatat di bursa mencapai 2,17 juta kali sepanjang sesi perdagangan berlangsung.
Kapitalisasi pasar keseluruhan di bursa domestik saat ini telah menyentuh angka Rp 11.700 triliun.
Sebanyak 308 saham ditutup menguat, sementara 317 saham mengalami koreksi dan 169 saham lainnya tetap stagnan.
Investor terpantau memusatkan perhatian pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,27 triliun.
Selain BBCA, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga mencatatkan nilai transaksi signifikan sebesar Rp 650,98 miliar.
Minat investor juga mengalir ke saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) dengan nilai transaksi sebesar Rp 645,52 miliar.
Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turut meramaikan daftar saham paling aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp 589,59 miliar.
Secara sektoral, enam dari sebelas sektor yang terdaftar di BEI ditutup di zona merah.
Sektor kesehatan menjadi penekan utama dengan penurunan indeks sebesar 1,33%.
Penurunan di sektor kesehatan dipicu oleh koreksi saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) sebesar 2,56% ke level 760.
Saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) juga melemah 1,68% ke level 352.
Saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan penurunan paling dalam di sektor tersebut sebesar 3,7% ke level 2.080.
Di sisi lain, daftar top gainers hari ini dipimpin oleh PT Indika Energy Tbk (INDY) yang menguat 11,03% ke level 3.120.
Saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) naik 9,59% ke level 80, disusul PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) yang naik 9,51% ke level 1.785.
Sementara itu, daftar top losers mencakup PT Kimia Farma Tbk (KAEF) yang turun 5,33% ke level 462.
Saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) terkoreksi 5,11% ke level 260, dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) turun 2,99% ke level 6.500.
Pergerakan indeks di kawasan Asia terpantau bervariasi pada penutupan perdagangan hari ini.
Indeks Nikkei Jepang naik 0,07% ke level 65.316, sedangkan Hang Seng terkoreksi 0,19% ke level 25.270.
Indeks Kospi Korea Selatan mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,61% ke level 7.066.
Indeks Shanghai Composite turut menguat 0,24% ke level 3.949.







