Berita

Ekonom Unand: Suntikan Dana BI Pacu Ekonomi Produktif

107
×

Ekonom Unand: Suntikan Dana BI Pacu Ekonomi Produktif

Sebarkan artikel ini
apa-dampak-penempatan-dana-pemerintah-rp200-triliun-untuk-ekonomi?-ini-penjelasan-ekonom
apa dampak penempatan dana pemerintah rp200 triliun untuk ekonomi? ini penjelasan ekonom

Padang – Suntikan dana Rp200 triliun dari Bank Indonesia (BI) ke bank-bank Himbara diprediksi akan memacu pertumbuhan ekonomi. Ekonom Universitas Andalas (Unand), Efa Yonnedi, meyakini kebijakan ini akan membuka lapangan kerja dan menggerakkan sektor produksi.

Efa menjelaskan, injeksi dana tersebut akan meningkatkan likuiditas bank-bank Himbara.

“Kebijakan ini akan memiliki dampak multiplier bagi perekonomian sehingga akan membuka lapangan pekerjaan dan kegiatan produksi akan berjalan,” ujar Efa, Minggu (15/9/2025).

Mantan konsultan Bank Dunia ini menambahkan, dampak positif akan optimal jika bank Himbara menyalurkan dana melalui jaringan kredit yang produktif.

Rektor Unand tersebut menilai langkah ini positif untuk menggerakkan mesin perekonomian.

Namun, Efa mengingatkan potensi risiko kredit macet jika bank terpaksa menyalurkan kredit saat permintaan rendah atau tanpa kehati-hatian.

Meski demikian, Efa optimistis bank-bank Himbara akan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.

Kementerian Keuangan dan BI juga memiliki regulasi ketat untuk memastikan dana tersebut tepat sasaran dan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Sebagai informasi, kucuran dana Rp200 triliun dari BI bertujuan memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit ke sektor riil. Dana ini dilarang digunakan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) maupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).