Buenos Aires – Lionel Messi dijadwalkan tampil untuk terakhir kalinya memperkuat Timnas Argentina dalam laga persahabatan melawan Benin di Stadion Monumental pada Jumat (18/9/2026).
Dilansir dari jpnn.com, kehadiran megabintang Inter Miami tersebut dalam skuad bukan merupakan awal dari perjalanan baru, melainkan sebuah penampilan perpisahan resmi bagi sang kapten di hadapan publik Argentina.
Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio ‘Chiqui’ Tapia, mengonfirmasi bahwa Messi telah menerima undangan untuk berpartisipasi dalam pertandingan spesial tersebut.
Tapia berencana menyelenggarakan seremoni perpisahan yang melibatkan seluruh pemain yang pernah mendampingi Messi selama perjuangannya meraih gelar juara Piala Dunia 2022.
“Setelah Lionel bersedia tampil, saya ingin mengundang semua pemain yang menjadi bagian dari perjuangannya hingga meraih Piala Dunia 2022, termasuk keluarga mereka, agar bisa bersama-sama menyaksikan pertandingan spesial ini,” kata Tapia.
Daftar pemain yang dipanggil untuk mendampingi Messi mencakup sejumlah nama senior seperti Rodrigo De Paul, Emiliano Martinez, Nicolas Tagliafico, Lautaro Martinez, Julian Alvarez, dan Cristian Romero.
Pelatih Lionel Scaloni juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan regenerasi dengan memasukkan beberapa pemain muda ke dalam skuad.
Nama-nama seperti Roman Vega, Matias Soule, Franco Mastantuono, Gianluca Prestianni, Santiago Castro, Agustin Giay, Giuliano Simeone, dan Leonardo Balerdi dipanggil untuk mengisi komposisi tim.
Pertandingan melawan Benin ini mengusung misi ganda bagi tim nasional Argentina, yakni memberikan penghormatan terakhir kepada Messi sekaligus menguji kedalaman skuad masa depan.
Laga ini menjadi penutup bagi karier internasional Messi yang sebelumnya telah memutuskan untuk pensiun dari tim nasional.
Pihak AFA berkomitmen untuk memberikan penghormatan khusus kepada sang kapten yang telah memberikan kontribusi signifikan bagi sejarah sepak bola Argentina.
Kehadiran para pemain dari generasi juara dunia diharapkan dapat menambah kesan emosional dalam perpisahan sang megabintang di Stadion Monumental.
Kombinasi antara pemain senior yang berpengalaman dan talenta muda yang sedang berkembang menjadi fokus utama dalam persiapan teknis yang dilakukan oleh tim pelatih.
Stadion Monumental akan menjadi saksi sejarah di mana publik Argentina dapat menyaksikan penampilan penutup dari pemain yang telah menjadi simbol sepak bola negara tersebut dalam dua dekade terakhir.
Seluruh persiapan teknis dan seremoni terus dimatangkan oleh AFA agar perpisahan tersebut berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Keputusan Messi untuk kembali ke skuad guna melakoni laga perpisahan ini mendapatkan apresiasi luas dari berbagai pihak di dalam negeri.
Pertandingan ini juga menjadi tolok ukur bagi para pemain muda dalam membuktikan kapasitas mereka di bawah arahan langsung dari staf pelatih senior.
Sinergi antara pengalaman dan semangat baru diharapkan dapat menjaga stabilitas performa timnas setelah era kepemimpinan Messi berakhir.







