Berita

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Usai Serang Pangkalan Militer AS

78
×

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Usai Serang Pangkalan Militer AS

Sebarkan artikel ini
respons-serangan-as,-garda-iran:-tak-akan-ada-satu-tetes-pun-minyak-bisa-keluar-dari-hormuz!
respons serangan as, garda iran: tak akan ada satu tetes pun minyak bisa keluar dari hormuz!

TEHERAN – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengancam akan menutup Selat Hormuz bagi seluruh pengiriman minyak dan gas jika agresi Amerika Serikat di kawasan terus berlangsung.

Pernyataan tegas ini merupakan respons atas meningkatnya ketegangan militer antara Teheran dan Washington.

IRGC menegaskan Selat Hormuz tidak lagi aman bagi transit produk petrokimia selama Amerika Serikat melancarkan tindakan agresif.

Militer Iran mengeklaim telah menyerang pesawat AS di bandara Aqaba, Yordania, menggunakan rudal balistik.

Selain itu, IRGC melaporkan dua kapal tanker minyak meledak dan lumpuh setelah melintasi rute selatan Selat Hormuz yang diarahkan oleh militer AS.

Hingga kini, klaim tersebut belum terverifikasi secara independen karena ketiadaan rincian mengenai identitas kapal maupun kondisi awak kapal.

Iran juga mengeklaim telah melancarkan serangan mendadak ke pusat komando musuh di Al-Tanf, Suriah, yang dilaporkan menewaskan tiga tentara Amerika Serikat.

Eskalasi konflik kini meluas hingga ke sejumlah negara sekutu AS di Timur Tengah.

Sistem pertahanan udara Kuwait aktif merespons deteksi drone musuh, sementara sirine peringatan berbunyi di Bahrain pada Senin pagi.

Merespons ancaman tersebut, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan kesiapan negaranya untuk membalas dengan kekuatan penuh jika Iran menembakkan rudal ke wilayah Israel.

Pentagon dikabarkan akan mengirimkan bantuan puluhan pesawat pengisian bahan bakar tambahan ke Israel untuk memperkuat postur pertahanan.

Ketegangan geopolitik yang memanas ini memicu lonjakan harga minyak mentah pada perdagangan awal di pasar Asia.

Kendati demikian, jalur logistik energi tetap berjalan terbatas melalui jalur diplomasi.

Kapal tanker Shenlong berbendera Liberia yang membawa minyak dari Arab Saudi diizinkan melintasi Selat Hormuz menuju Mumbai, India.

Izin tersebut diberikan setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan pembicaraan diplomatik dengan Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar.