Ecozone

Dua Emiten Baru Melantai di BEI, Saham JELI dan JECX ARA

193
×

Dua Emiten Baru Melantai di BEI, Saham JELI dan JECX ARA

Sebarkan artikel ini
216e5c67de520afc00464d2ecf564902.jpg
216e5c67de520afc00464d2ecf564902.jpg

Jakarta, Fenesia.com – Pasar modal Indonesia mencatatkan performa impresif setelah dua emiten baru, PT Niramas Utama Tbk (JELI) dan PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), langsung mencatatkan kenaikan harga saham hingga menembus batas Auto Reject Atas (ARA) pada hari perdana perdagangan mereka.

Lonjakan harga saham tersebut menjadi indikator tingginya antusiasme investor terhadap penawaran umum perdana atau Initial Public Offering (IPO) kedua perusahaan tersebut.

Saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) melesat sebesar 25 persen ke posisi Rp 1.125 dari harga penawaran awal sebesar Rp 900 per lembar saham.

Sementara itu, saham PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) mencatatkan kenaikan sebesar 24,50 persen ke posisi Rp 1.560 dari harga penawaran Rp 1.250 per lembar saham.

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Saidu Solihin, di Main Hall BEI, Jakarta, Selasa, menyatakan bahwa pasar modal Indonesia merupakan sarana strategis bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas operasional serta memperkuat tata kelola perusahaan.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sekaligus membuka akses pendanaan yang lebih luas bagi emiten di masa depan.

“Dengan menjadi perusahaan tercatat, perseroan telah memasuki fase baru yang membuka berbagai peluang strategis sekaligus membawa tanggung jawab yang lebih besar,” ujar Saidu dikutip dari Fenesia.com pada Selasa (27/05/2024).

Dirinya menambahkan, aksi IPO ini bukan sekadar pencarian modal, melainkan awal dari komitmen jangka panjang dalam menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

Ia mengingatkan pentingnya setiap emiten untuk menjunjung tinggi tata kelola, mengutamakan kepentingan pemegang saham, serta memastikan perlindungan investor tetap terjaga.

“BEI bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus bersinergi memperkuat kualitas pasar modal melalui peningkatan transparansi, likuiditas, tata kelola, perlindungan investor, serta pendalaman pasar,” ujar dia.

Keberhasilan IPO PT Niramas Utama Tbk (JELI) ditandai dengan perolehan dana segar sebesar Rp 239,4 miliar dari pelepasan 266 juta saham.

Minat investor terhadap JELI tergolong sangat masif dengan tingkat kelebihan permintaan atau oversubscribe hingga 273,37 kali pada porsi pooling.

Data menunjukkan terdapat partisipasi sebanyak 630.491 pemesan yang berebut saham tersebut.

Direktur JELI, Adhi S. Lukman, mengatakan pihaknya sangat menghargai kepercayaan yang diberikan oleh seluruh investor dan mitra bisnis.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada para investor, regulator, mitra bisnis, dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan serta mendukung proses IPO ini. Kepercayaan tersebut menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menjaga kinerja, memperkuat tata kelola perusahaan, dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham,” ujar dia.

Di sisi lain, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) berhasil menghimpun dana sebesar Rp 609,98 miliar melalui pelepasan 487.983.500 saham ke publik.

Tingginya minat terhadap JECX terlihat dari oversubscribe sebesar 62,5 kali pada porsi penjatahan terpusat dengan total pemesan mencapai 555.699 investor.

Presiden Direktur JECX, Dr. Johan A. M. M. Hutauruk, menjelaskan bahwa dana hasil IPO akan difokuskan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan.

“Melalui IPO, perseroan berharap dapat memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan JEC, dengan tetap mengedepankan semangat Care with Experience, yaitu pelayanan yang berorientasi pada pasien dan didukung oleh pengalaman serta keahlian JEC di bidang kesehatan mata,” ujar dia.