Jakarta Timur – Sebuah kebakaran melahap sejumlah kios buah di Pasar Kramat Jati pada Senin pagi, 15 Desember 2025, memicu pengerahan masif petugas pemadam kebakaran dan dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsi. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga langsung membentuk tim investigasi guna mendalami penyebab kejadian.
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menerima laporan kebakaran pada pukul 07.24 WIB. Sekitar 90 personel pemadam kebakaran dan 18 unit kendaraan segera dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman dimulai pada pukul 07.29 WIB dan saat ini telah memasuki tahap pendinginan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan bahwa jajarannya telah menangani insiden tersebut. “Korban dan pengungsi nihil,” kata Isnawa dalam keterangannya.
Selain Gulkarmat dan BPBD, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Dinas Sosial setempat juga turut diterjunkan untuk membantu proses penanganan pascakebakaran. BPBD Jakarta masih mendata estimasi kerugian yang disebabkan kebakaran ini serta dugaan penyebabnya.
Staf Khusus Gubernur Jakarta, Cyril Raoul Hakim atau yang akrab disapa Chico Hakim, menjelaskan bahwa tim investigasi yang dibentuk oleh Pemprov DKI Jakarta akan bertugas mendalami penyebab pasti kebakaran di Pasar Induk Kramat Jati. Pembentukan tim ini juga bertujuan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Sesuai instruksi Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Chico Hakim mengimbau warga dan pedagang di sekitar area pasar untuk tetap tenang, mematuhi arahan petugas, dan menjauhi lokasi kebakaran demi keselamatan bersama. “Kami menyampaikan solidaritas penuh dan komitmen untuk memulihkan aktivitas pasar secepat mungkin,” ujar Chico.







