Bandung – Optimisme membayangi Persib Bandung jelang babak 16 besar Liga Champions Asia II (ACL Two) 2025/2026. Pelatih Bojan Hodak melihat undian yang mempertemukan timnya dengan Ratchaburi FC dari Thailand sebagai peluang emas untuk melangkah lebih jauh.
Persib, satu-satunya wakil Indonesia di kompetisi ini, akan memulai perjuangan di fase gugur dengan bertandang ke markas Ratchaburi pada 11 Februari 2026. Leg kedua akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tujuh hari berselang.
“Saya melihat Ratchaburi sebagai tim yang bisa kami hadapi dan kami tantang,” ujar Hodak usai memimpin latihan di GBLA, Rabu (31/12/2025).
Hodak menambahkan, keuntungan bermain di kandang pada leg kedua bisa menjadi faktor penentu. Dukungan penuh Bobotoh di GBLA diyakini akan memberikan tekanan besar bagi tim tamu. “Jika stadion penuh, seperti yang sering saya katakan, situasinya tentu tidak mudah bagi tim tamu,” tegasnya.
Pengalaman Persib menjalani pemusatan latihan pramusim di Thailand, serta hasil positif saat bertandang ke markas Bangkok United di fase grup ACL Two musim ini, menjadi modal penting bagi Pangeran Biru.
Sementara itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mensyukuri hasil undian tersebut. Menurutnya, perjalanan ke Thailand relatif lebih bersahabat dibandingkan harus bertandang ke negara lain seperti Korea Selatan.
“Tidak ada lawan mudah di fase ini. Namun, yang patut kita syukuri adalah faktor jarak. Perjalanan ke Thailand relatif lebih bersahabat dibandingkan harus ke Korea Selatan, misalnya,” kata Adhitia, yang hadir mewakili Persib dalam undian di AFC House, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (30/12/2025).
Adhitia juga menyoroti padatnya jadwal yang akan dihadapi Persib pada Februari 2026 di BRI Super League 2025/2026, termasuk laga tandang ke markas Borneo FC yang berada di antara dua pertandingan ACL Two.
Persib memastikan diri lolos ke babak 16 besar ACL Two 2025/2026 setelah menjadi juara Grup G, mengungguli Bangkok United, Lion City Sailors FC, dan Selangor FC.







