Tanjung Selor – Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang melantik 39 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara pada Kamis (24/9/2026), guna memperkuat tata kelola pemerintahan yang responsif dan berintegritas di wilayah tersebut.
Dilansir dari Republika.co.id, pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Tanjung Selor ini mencakup satu orang melalui jalur pengangkatan pertama, 29 orang melalui perpindahan jabatan, serta sembilan orang melalui mekanisme penyesuaian atau inpassing.
Gubernur Zainal A Paliwang menegaskan bahwa jabatan yang diemban oleh aparatur sipil negara (ASN) bukanlah sekadar ajang gagah-gagahan atau panggung status sosial semata.
“Jabatan bukan panggung administrasi atau ajang gagah-gagahan status sosial, melainkan amanah besar yang harus dibuktikan di hadapan masyarakat,” kata Zainal A Paliwang.
Ia menekankan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan menuntut setiap aparatur untuk bersikap lebih responsif, inovatif, dan memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya.
Menurut Zainal A Paliwang, birokrasi yang kokoh tidak akan mampu terbentuk apabila para pegawai masih bekerja secara terkotak-kotak dalam lingkungan kerjanya.
Gubernur secara tegas meminta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk meruntuhkan sekat ego sektoral dan mulai memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah.
“Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan, jangan memberi ruang terhadap praktik-praktik yang dapat merusak kepercayaan masyarakat, dan jangan pernah mengorbankan prinsip hanya demi kepentingan sesaat,” ujar Zainal A Paliwang.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berupaya mewujudkan wilayah yang maju, makmur, dan berkelanjutan sebagai beranda depan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui peningkatan kinerja aparatur.
Profesionalisme ASN diukur bukan hanya dari penguasaan aspek teknis, melainkan juga dari keberanian untuk melakukan inovasi nyata dalam pelayanan publik.
Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi titik tolak untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih bersih, efektif, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
“Bekerjalah secara profesional dan harus selalu berinovasi serta lakukan kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Zainal A Paliwang.
Pemerintah provinsi menuntut kekompakan tim agar seluruh program pembangunan yang direncanakan dapat berjalan secara optimal dan tepat sasaran.
Seluruh pejabat yang baru dilantik diingatkan untuk selalu menjaga marwah instansi dan menjalankan fungsi pelayanan dengan standar kualitas yang telah ditetapkan.







