News

TNI Kerahkan Ratusan Personel Perkuat Pencegahan Karhutla di Kalimantan Timur

11
×

TNI Kerahkan Ratusan Personel Perkuat Pencegahan Karhutla di Kalimantan Timur

Sebarkan artikel ini
Personel TNI tiba di Base Ops Lanud Dhomber Kalimantan Timur untuk memperkuat pencegahan kebakaran hutan dan lahan
Ratusan personel TNI tiba di Lanud Dhomber untuk memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur.

Balikpapan – Ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan tiba di Base Ops Lanud Dhomber, Kalimantan Timur, pada Sabtu (29/8/2026) untuk memperkuat upaya mitigasi bencana karhutla di wilayah tersebut.

Dilansir dari Republika.co.id, pengerahan pasukan yang menggunakan pesawat C-130H Hercules tersebut bertujuan untuk menekan potensi titik api melalui pendekatan edukatif dan kesadaran masyarakat.

Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan memimpin langsung prosesi penyambutan pasukan yang terdiri dari Tim Penyuluhan Karhutla dan Tim Alpha Karhutla tersebut.

Penyambutan ini turut dihadiri oleh Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, Komandan Kodim 0905/Balikpapan Kolonel Inf Denny Salurerung, serta Komandan Lanal Balikpapan Kolonel Laut (P) Rudhiro Pratomo.

“Kita ingin pencegahan dilakukan sejak awal,” kata Brigjen TNI Andy Setyawan.

“Personel yang datang tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran dan mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar karhutla tidak terjadi,” ujar Brigjen TNI Andy Setyawan.

Setelah tiba, Tim Penyuluhan Karhutla diarahkan menuju Asrama Haji Balikpapan untuk menjalankan tugas edukasi.

Sementara itu, Tim Alpha Karhutla segera bergerak ke Barak Dodikjur VI/Mulawarman guna mempersiapkan diri untuk operasi lapangan.

Secara keseluruhan, TNI mengerahkan 583 personel penyuluh yang mencakup 50 perwira tinggi dan 533 perwira menengah dari matra Darat, Laut, Udara, serta Markas Besar TNI.

Brigjen TNI Andy Setyawan menekankan bahwa penanganan karhutla harus berfokus pada tindakan preventif daripada sekadar memadamkan api yang sudah meluas.

“Pencegahan harus dilakukan bersama,” kata Brigjen TNI Andy Setyawan.

“Edukasi, kesadaran, dan kepedulian masyarakat adalah fondasi utama agar karhutla bisa ditekan sejak dini,” ujar Brigjen TNI Andy Setyawan.

Selain di Kalimantan Timur, personel penyuluh karhutla TNI juga akan dikerahkan secara bertahap ke sejumlah wilayah rawan lainnya.

Provinsi target pengerahan lanjutan tersebut meliputi Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan Kalimantan Utara.

Langkah penguatan lintas wilayah ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait mitigasi bencana nasional.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pemantauan titik api di berbagai daerah.

Pengerahan personel ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kerusakan lingkungan akibat kebakaran hutan selama periode musim kemarau tahun ini.

Seluruh rangkaian kegiatan operasional di lapangan akan dikoordinasikan secara ketat oleh satuan tugas yang telah dibentuk di masing-masing wilayah penugasan.