Ecozone

Pertamina Pastikan SPBU di Majene Tetap Aman Usai Gempa

275
×

Pertamina Pastikan SPBU di Majene Tetap Aman Usai Gempa

Sebarkan artikel ini
pertamina
Ilustrasi SPBU Foto: Kompas

Padang, FENESIA – PT Pertamina memastikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Majene dan sekitarnya aman meski sempat terkena gempa.

Meski begitu, Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR VII Pertamina, Laode Syarifuddin Murasli mengatakan pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap kondisi operasional perusahaan di Mamuju, Majene dan sekitarnya terutama yang paling dekat dengan pusat gempa.

“Untuk saat ini semua Lembaga Penyalur Pertamina tidak ada kerusakan sarana dan prasaran yang berarti dan penyaluran normal seperti biasa. Apabila ada update akan kami sampaikan,” ujar Laode dalam sebuah ketereangan resmi.

Beberapa sarana dan fasilitas di wilayah terdekat yakni Kabupaten Mamuju juga terpantau dalam kondisi aman.

“DPPU Tampa Padang, 1 SPPBE, 6 Agen LPG PSO dan 8 SPBU di Mamuju dalam kondisi aman. Selain itu Di Majene 3 Agen LPG PSO dan 3 SPBU juga beroperasi normal. Masing-masing dapat beroperasi normal,” sambungnya.

Laode menekankan akan terus memperhatikan situasi terkini di wilayah serta berkoordinasi dengan pihak BPBD dan aparat terkait setempat untuk memastikan penyaluran BBM ke SPBU berjalan tanpa kendala.

Pertamina, katanya, juga terus berjaga-jaga terhadap kemungkinan gempa susulan di wilayah Majene.

“Untuk antisipasi supply point BBM dan LPG kita akan lakukan pola RAE dari FT Donggala dan Depot LPG Mini. Donggala dari jalur utara dan IT Makassar dan FT Parepare dari jalir selatan. Untuk mencegah kelangkaan LPG kami juga akan lakukan operasi pasar,” ucapnya.

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…