Banjarmasin – Tim penyelam gabungan berhasil menembus akses ke sejumlah kamar penumpang di bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa dengan cara memecahkan kaca jendela pada Rabu (23/9/2026).
Dilansir dari jpnn.com, upaya ini dilakukan untuk mengevakuasi jasad para korban yang masih terjebak di dalam kapal setelah tim penyelam mendeteksi keberadaan banyak penumpang di area tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan bahwa fokus operasi saat ini adalah menyisir badan kapal, khususnya kamar-kamar penumpang.
“Fokus di sana, memang sudah banyak terlihat penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kamar kapal,” kata Putu.
Ia menjelaskan bahwa upaya evakuasi sempat dilakukan dengan menggunakan tali, namun terkendala posisi korban yang diduga terjepit di dalam bangkai kapal.
Tim penyelam gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Basarnas Special Group (BSG), Kopaska, Pangkoarmada II TNI AL, PT Jasalindo, dan unsur pendukung lainnya.
Pada Selasa pagi, tim penyelam sempat berhasil mengevakuasi tiga korban meninggal dunia dari dalam kapal sebelum proses tersebut dihentikan sementara.
Proses evakuasi korban lainnya terpaksa dihentikan karena kondisi air yang keruh dan arus laut yang semakin kencang saat memasuki waktu sore hari.
“Untuk melanjutkan evakuasi, airnya keruh karena faktor arus yang sudah cukup kencang,” kata Putu.
Operasi pencarian dan penyelamatan akan dilanjutkan kembali dengan harapan kondisi cuaca serta arus laut lebih bersahabat bagi para penyelam.
Tim SAR gabungan akan memprioritaskan pencarian di kompartemen kamar tidur, baik untuk kelas ekonomi maupun kelas eksekutif di dalam badan kapal.
Pihak SAR juga akan mempertimbangkan untuk melakukan pemeriksaan pada area penyimpanan kendaraan di dalam kapal jika kondisi dianggap aman bagi petugas.
“Kendaraan di dalam kapal saling bertindih karena posisi kapal sudah tidak normal,” ujar Putu Sudayana.
Ia menegaskan bahwa keselamatan seluruh personel penyelam menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan operasi SAR yang dijalankan.
Hingga saat ini, Basarnas mencatat sebanyak 126 korban telah ditemukan, dengan rincian 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia.
Sebanyak 117 orang lainnya masih dalam proses pencarian dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.
Pihak berwenang juga mencatat terdapat 22 orang yang tidak terdata dalam manifes resmi namun dilaporkan terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Tim DVI saat ini tengah melakukan proses pencocokan sampel DNA dari keluarga untuk mengidentifikasi para korban yang telah ditemukan.
Sebagian besar korban yang telah berhasil diidentifikasi hingga saat ini diketahui berasal dari wilayah Jawa Timur.







