Jakarta – Tim nasional basket putra Indonesia resmi menjadi kontingen pertama yang kembali ke tanah air setelah menyelesaikan partisipasi mereka pada ajang Asian Games 2026, Rabu (16/9/2026).
Dilansir dari jpnn.com, kepulangan skuad yang dipimpin oleh Yudha Saputera tersebut dilakukan setelah tim asuhan pelatih David Singleton gagal melaju melampaui fase grup dalam kompetisi multicabang olahraga tingkat Asia tersebut.
Kegagalan ini dipastikan setelah timnas basket putra menelan kekalahan dalam ketiga pertandingan penyisihan grup yang mereka lakoni.
Indonesia tercatat kalah telak dari Jepang dengan skor 53-98, takluk dari Korea dengan skor 48-102, dan harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 89-100.
Hasil minor di Asian Games 2026 ini mengulangi catatan performa timnas basket putra pada edisi 2022 di Hangzhou.
Pada turnamen di Hangzhou saat masih ditangani pelatih Milos Pejic, timnas basket putra juga terhenti di fase grup setelah kalah dari Korea, Jepang, dan Qatar.
Secara historis, prestasi terbaik timnas basket putra Indonesia di ajang Asian Games hanya terjadi pada edisi 2018.
Saat berlaga di rumah sendiri, tim asuhan Fictor Roring berhasil menembus peringkat kedelapan setelah kalah dari Jepang dengan skor 66-84.
Perjalanan pada edisi 2018 tersebut melibatkan pemain seperti Arki Dikania Wisnu yang mampu membawa tim finis di posisi kedua babak grup.
Capaian tersebut diraih setelah timnas menang atas Thailand dengan skor 98-86, meskipun kemudian kalah dari Korea dan Mongolia.
Kegagalan meraih kemenangan pada Asian Games 2026 ini menjadi evaluasi penting bagi manajemen timnas basket putra.
Terkait apresiasi bagi atlet, pemerintah melalui Presiden Prabowo sebelumnya telah menjanjikan bonus sebesar Rp3 miliar bagi atlet yang mampu meraih medali emas.
Namun, target medali yang sempat dicanangkan oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) belum dapat terealisasi pada ajang kali ini.
Seluruh pemain timnas basket putra kini telah dikembalikan ke klub masing-masing untuk melanjutkan agenda kompetisi domestik.
Para atlet dijadwalkan untuk segera melakukan persiapan menghadapi turnamen IBL All Indonesia Cup 2026.
Turnamen IBL All Indonesia Cup 2026 tersebut direncanakan akan bergulir bulan depan di GOR Laga Tangkas, Bogor.
Di sisi lain, kontingen cabang olahraga bulu tangkis Indonesia saat ini dilaporkan sedang menjalani program aklimatisasi di Tokyo.
Program pemusatan latihan di Tokyo tersebut dilakukan sebagai persiapan matang sebelum para pebulu tangkis nasional tampil bertanding di ajang Asian Games 2026.






