Berita

Jasa Marga Catat Rekor Mudik, Efektif Kendalikan Lalu Lintas

119
×

Jasa Marga Catat Rekor Mudik, Efektif Kendalikan Lalu Lintas

Sebarkan artikel ini
jasa-marga-catat-volume-kendaraan-tertinggi-sepanjang-sejarah-mudik
jasa marga catat volume kendaraan tertinggi sepanjang sejarah mudik

Jakarta – PT Jasa Marga mencatat rekor volume kendaraan tertinggi sepanjang sejarah arus mudik di Indonesia. Puncak arus mudik terjadi pada Rabu (18/3).

Volume lalu lintas mudik mencapai 270.315 kendaraan.

Angka ini naik 98,3 persen dari kondisi normal.

Kenaikan juga terjadi 4,6 persen dari puncak mudik Lebaran 2025.

Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, jumlah tersebut merupakan kumulatif dari empat Gerbang Tol (GT): Cikupa (arah Barat), Ciawi (arah Selatan), Cikampek, dan Kalihurip Utama (arah Timur).

Jasa Marga juga mencatat rekor tertinggi dalam melayani arus lalu lintas menuju Jalan Tol Trans Jawa, mencapai 175.754 kendaraan.

Angka ini meningkat 6 persen dibandingkan puncak mudik tahun lalu.

Rivan menjelaskan, meski volume kendaraan mencapai rekor tertinggi, kondisi lalu lintas terkendali berkat rekayasa lalu lintas yang efektif.

Kepadatan terpantau di Jalan Layang MBZ dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah.

Untuk antisipasi lonjakan, Jasa Marga dan Kepolisian memberlakukan contraflow dan one way nasional pada KM 70-KM 414.

Volume kendaraan di kedua ruas tersebut tercatat sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah pengoperasiannya.

Kepadatan ditargetkan terurai maksimal dalam 1×12 jam.

Pada Kamis (19/3) pukul 11.00 WIB, lalu lintas dilaporkan lancar dengan kecepatan normal.

“Jasa Marga akan terus mengoptimalkan penggunaan teknologi,” kata Rivan.

Teknologi ini sebagai decision support system untuk mendukung keputusan rekayasa lalu lintas oleh Kepolisian.

Rivan mengimbau masyarakat menghindari puncak arus balik pada 24 Maret 2026 (H+3 Lebaran).

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan diskon tarif tol pada periode arus balik, 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB sampai 27 Maret 2026 pukul 00.00 WIB.

“Sebagaimana pada arus mudik, Jasa Marga kembali mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu keberangkatan arus balik,” pungkas Rivan.

Tujuannya, agar perjalanan mudik dan balik Lebaran 2026 lebih aman dan nyaman.