Ecozone

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan 8 Oktober 2026

26
×

IHSG Diprediksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham Unggulan 8 Oktober 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali bergerak menguat pada perdagangan Kamis (8/10/2026) setelah sebelumnya mengalami koreksi sebesar 0,75 persen ke level 6.146 pada penutupan pasar hari Rabu.

Dilansir dari riset MNC Sekuritas, pergerakan indeks saat ini diidentifikasi sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (y) pada label hitam.

Analis memproyeksikan area penguatan indeks akan berupaya menguji rentang gap di level 6.227 hingga 6.231.

Sementara itu, area koreksi terdekat untuk IHSG diperkirakan berada pada kisaran 6.118 hingga 6.141.

Dalam skenario alternatif atau label merah, IHSG berpotensi menguji area 6.342 hingga 6.430 yang sekaligus menjadi titik cluster dari garis Moving Average 20 (MA20) dan Moving Average 60 (MA60).

Secara teknikal, posisi support IHSG saat ini berada pada rentang 6.091 hingga 5.973.

Di sisi lain, level resistance untuk indeks acuan tersebut berada pada rentang 6.297 hingga 6.376.

Merespons proyeksi tersebut, MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham bagi investor untuk dicermati pada perdagangan hari ini.

Daftar saham pilihan tersebut mencakup PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy setelah sebelumnya terkoreksi ke level 132 dengan tekanan jual yang cukup signifikan.

Posisi saham BIPI saat ini dinilai sedang berada pada awal dari wave C dari wave (B).

Investor disarankan melakukan strategi Trading Buy pada kisaran harga 128 hingga 131 dengan target harga 140 hingga 147 dan batas stop loss di bawah 124.

Selanjutnya, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness menyusul koreksi 1,65 persen ke level 358.

Pergerakan harga saham DEWA saat ini belum mampu menembus level MA20 dan diposisikan berada pada bagian dari wave (iv) dari wave C.

Investor dapat melakukan akumulasi pada rentang harga 348 hingga 358 dengan target harga 380 hingga 396 serta stop loss di bawah 344.

Saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) juga masuk dalam daftar rekomendasi dengan strategi Trading Buy setelah terkoreksi 1,83 persen ke level 2.150.

Secara teknikal, pergerakan saham HRTA masih berada di bawah MA20 dan berada pada awal wave (c) dari wave (b).

Rekomendasi teknikal untuk saham HRTA adalah melakukan pembelian pada rentang 2.110 hingga 2.130 dengan target harga 2.250 hingga 2.300 dan stop loss di bawah 2.080.

Terakhir, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness setelah mencatatkan penguatan sebesar 1,32 persen ke level 2.310.

Pergerakan saham TLKM tersebut disertai dengan munculnya volume pembelian yang cukup kuat.

Posisi saham TLKM saat ini diestimasi berada pada bagian dari wave (iv) dari wave (c).

Investor disarankan melakukan pembelian pada kisaran harga 2.250 hingga 2.310 dengan target harga 2.400 hingga 2.460 dan menempatkan stop loss di bawah 2.200.