Jakarta – PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) mencatatkan pendapatan sebesar Rp 1 triliun pada semester pertama 2026, yang didorong oleh akselerasi ekspansi gerai serta efisiensi operasional perusahaan pada Selasa (21/7/2026).
Dilansir dari laporan keuangan resmi perseroan, angka pendapatan tersebut merepresentasikan pertumbuhan signifikan sebesar 52% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Peningkatan pendapatan ini berkontribusi langsung terhadap penguatan laba bersih perusahaan yang tumbuh 34% menjadi Rp 56,5 miliar, naik dari posisi Rp 42 miliar pada semester I 2025.
Kinerja profitabilitas juga tercermin dari kenaikan EBITDA sebesar 65% secara tahunan menjadi Rp 216 miliar dengan margin EBITDA yang menguat ke level 21,5% dari sebelumnya 19,7%.
Strategi ekspansi masif menjadi motor utama pertumbuhan, dengan pembukaan lebih dari 40 gerai baru selama enam bulan pertama tahun ini.
Sebanyak 40% dari gerai baru tersebut difokuskan di kota-kota tier 2 dan tier 3 sebagai bagian dari realisasi penggunaan dana hasil Initial Public Offering (IPO).
Hingga akhir Juni 2026, total gerai aktif Fore Coffee mencapai 363 unit, meningkat pesat dari 259 gerai pada periode yang sama tahun lalu.
Secara keseluruhan, jaringan usaha perseroan kini mencakup 377 gerai yang tersebar di lebih dari 60 kota, termasuk 10 gerai Fore Donut dan empat gerai internasional di Singapura.
Manajemen menyatakan bahwa capaian ini membuktikan ketahanan model bisnis premium affordable yang mengintegrasikan kekuatan merek dengan disiplin alokasi modal.
“Hasil kinerja kami pada 1H26 merupakan cerminan langsung dari disiplin yang kami terapkan di setiap lini operasional, mulai dari konsistensi produk hingga pengalaman pelanggan di setiap gerai,” kata Presiden Direktur Fore Kopi Indonesia, Vico Lomar.
“Kami juga menerapkan disiplin yang sama dalam alokasi modal, memastikan setiap rupiah dari dana hasil IPO dan setiap pembukaan gerai baru dijalankan dengan arah yang jelas menuju imbal hasil bagi pemegang saham,” ujar Vico Lomar.
Perseroan turut memperkuat diversifikasi bisnis melalui pengembangan lini Fore Donut yang menambah delapan gerai baru sepanjang semester pertama 2026, termasuk penetrasi pasar ke Surabaya.
Lini usaha Fore Donut telah mengantongi sertifikasi halal pada awal Juli 2026 sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
Rencana ekspansi berikutnya mencakup pembukaan gerai di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan wilayah Bandung.
Perseroan optimistis bahwa penguatan posisi di segmen makanan dan minuman akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya permintaan pasar domestik yang konsisten di berbagai daerah.







