Aceh – Pemerintah genjot penyaluran bantuan untuk korban bencana di Sumatera. Sebanyak 49 ribu ton beras telah didistribusikan ke wilayah terdampak.
Perum Bulog memastikan stok beras aman dan siap digerakkan dengan cepat.
“Yang sudah disalurkan sekarang totalnya 49.000 ton dari pemerintah kepada tiga provinsi,” kata Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, di Jakarta, Jumat (5/12/2025).
Selain beras, bantuan lain seperti minyak dan gula juga disalurkan ke wilayah dari Banda Aceh hingga Sumatera Barat.
Penyaluran di kota-kota berjalan lancar. Namun, distribusi ke desa-desa terkendala kerusakan akses jalan.
Untuk menjangkau wilayah terpencil, pemindahan bantuan dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter TNI AU, TNI AD, dan BNPB.
Setiap helikopter mampu terbang empat sortie per hari. Masing-masing mengirimkan 500 kilogram hingga satu ton bantuan per sortie ke setiap desa.
Fokus distribusi saat ini tertuju pada Bener Meriah, Takengon, dan sejumlah titik di Agam yang terisolasi.
Bulog mewajibkan seluruh pimpinan cabang untuk membangun dapur umum yang bersinergi dengan TNI dan Polri.
Di Aceh, 18 pimpinan cabang mengoperasikan dapur umum. Sumatera Utara menggerakkan 12 cabang dan Sumatera Barat 9 titik pelayanan.
Selain bantuan pemerintah, Bulog menyiapkan tambahan dukungan dari pegawai internal dan mitra usaha.
Di Kampung Durian, Aceh Tamiang, prajurit TNI bersama warga bergotong royong menurunkan logistik bantuan dari Helikopter HS 1302, Kamis (4/12/2025).
TNI AL juga mengerahkan KRI dr Soeharso-990 untuk mengirimkan 900 kilogram logistik bantuan berupa beras, minyak, mie instan, biskuit, air minum, dan gula ke Aceh Tamiang.






