Ecozone

AS Keluarkan Perusahaan Jack Ma dari Daftar Hitam

304
×

AS Keluarkan Perusahaan Jack Ma dari Daftar Hitam

Sebarkan artikel ini
jack ma
Ilustrasi logo Alibaba Foto: Shutterstock

Padang, FENESIA – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperbolehkan warganya untuk berinvestasi di perusahaan milik Jack Ma seperti Tencent, Alibaba, dan Baidu.

Kabar ini menjadi kabar baik bagi Jack Ma karena Alibaba sedang menghadapi investigasi dugaan monopoli di China, terlepas Jack Ma masih belum muncul di publik semenjak mengkritik sistem keuangan China.

Mengutip dari AFP, para pejabat AS sudah mempertimbangkan apakah ketika raksasa teknologi ini ada daftar hitam perdagangan Departemen Pertahanan terkait dugaan hubungannya dengan militer China, tapi akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya.

Alibaba dan Baidu melantai di bursa saham Nasdaq, sementara Tencent terdaftar di bursa saham Hong Kong, sedangkan Alibaba juga memiliki daftar sekunder.

Pejabat tinggi pemerintahan AS tidak setuju terkait pelarangan ketiga perusahaan tersebut masuk dalam portfolio AS. Menteri Keuangan, Steven Mnuchin akhirnya memenangkan debat pendapat dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo sehingga Alibaba, Baidu, dan Tencent keluar dari daftar hitam.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump sampai saat ini masih berselisih dengan China. Selama kepemimpinan Trump, perselisihan antara AS-China memuncak terutama soal perdagangan, hak asasi manusia, dan asal-usul pandemi COVID-19.

Gedung Federal Reserve di Washington DC dengan latar belakang bendera Amerika Serikat
Ecozone

Risiko inflasi yang masih berada di atas target 2% membuat Federal Reserve (The Fed) tetap membuka peluang kenaikan suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) sebelum akhir 2026. Hal tersebut tercermin dalam risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) 15–16 September 2026 yang dirilis pada Rabu (7/10/2026). Dalam rapat tersebut, The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75%–4,00%. Mayoritas pejabat The Fed menilai…