BeritaPolitik

Prabowo-Bahlil Amankan Investasi AS, Pacu Hilirisasi Energi dan Mineral

143
×

Prabowo-Bahlil Amankan Investasi AS, Pacu Hilirisasi Energi dan Mineral

Sebarkan artikel ini
dave-laksono-nilai-diplomasi-energi-prabowo-bahlil-di-as-sebagai-langkah-berani
dave laksono nilai diplomasi energi prabowo bahlil di as sebagai langkah berani

Jakarta – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Washington D.C., AS, pada Februari 2026 dinilai sebagai pengejawantahan visi Swasembada Energi dan hilirisasi. Investasi miliaran dolar AS berhasil diamankan.

Anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyebut kunjungan ini sebagai langkah strategis.

Tujuannya memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola dengan teknologi dan modal yang kuat.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia turut mendampingi dalam agenda di Gedung Putih dan Departemen Energi AS.

“Inti pertemuan memutus rantai impor, mengokohkan ketahanan,” kata Dave, Kamis, 19 Februari 2026.

Fokus utama yang dibawa Menteri Bahlil adalah stabilitas pasokan energi nasional.

Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi US$ 3,5 miliar untuk revitalisasi sumur minyak tua melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR).

Langkah ini diproyeksikan menambah produksi hingga 80.000 barel per hari.

“Salah satu pencapaian paling krusial adalah pengakuan AS terhadap posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok mineral kritis,” ujar Dave.

Menteri Bahlil melobi agar produk turunan nikel dan tembaga Indonesia mendapat akses pasar yang adil di bawah kebijakan hijau AS.

Komitmen investasi baru senilai US$ 4 miliar untuk pembangunan smelter berteknologi HPAL juga didapatkan.

Indonesia siap memasok bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) dengan standar lingkungan internasional.

“Ini adalah kemenangan telak bagi kebijakan hilirisasi,” kata Dave.

Indonesia juga memaparkan roadmap transisi energi yang pragmatis. Gas alam diposisikan sebagai jembatan utama menuju target Net Zero Emission.

Dengan dukungan pendanaan dari lembaga keuangan AS sebesar US$ 2,8 miliar, proyek pipa gas trans-nasional dan terminal LNG akan dipercepat.

Tujuannya, memastikan kawasan industri di Jawa dan Sumatera mendapatkan energi bersih dengan harga kompetitif, di bawah US$ 6 per juta british thermal unit (MMBTU).

Dave mengatakan, kunjungan ini menandai pergeseran gaya diplomasi ekonomi Indonesia yang lebih berani, lebih teknis, dan sangat berorientasi pada hasil.