Ecozone

IHSG Sesi I Terperosok ke Bawah 6.500, Saham CUAN hingga BRPT Lesu

18
×

IHSG Sesi I Terperosok ke Bawah 6.500, Saham CUAN hingga BRPT Lesu

Sebarkan artikel ini
Tampilan layar pergerakan grafik Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah di Bursa Efek Indonesia.
IHSG terperosok ke level 6.490 pada sesi pertama perdagangan Jumat (11/09/2026) akibat lonjakan harga minyak mentah.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sebesar 1,49% atau 98,43 poin ke level 6.490 pada sesi pertama perdagangan Jumat (11/09/2026) akibat lonjakan harga minyak mentah global.

Dilansir dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia, tekanan jual yang masif pada pasar domestik dipicu oleh kenaikan harga minyak Brent yang menyentuh level US$ 108,68 per barel.

Sentimen negatif dari komoditas energi ini turut menyeret kinerja bursa saham global ke zona merah secara serentak.

Data dari Bursa Efek Indonesia mencatat total volume transaksi sepanjang sesi pertama mencapai 20,18 miliar saham dengan frekuensi perdagangan sebanyak 1,23 juta kali.

Nilai transaksi keseluruhan pada paruh pertama perdagangan hari ini mencapai Rp 8,47 triliun dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11.389 triliun.

Sebanyak 521 saham mengalami koreksi harga, sementara hanya 133 saham yang berhasil ditutup menguat dan 131 saham lainnya stagnan.

Seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia terpantau bergerak di zona negatif, termasuk indeks IDXLQ45 yang terkoreksi sebesar 1,43%.

Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) merosot 4,06% ke level 945, diikuti oleh PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang turun 2,02% ke level 1.695.

Emiten PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga mencatatkan pelemahan sebesar 3,35% hingga menyentuh level 3.170.

Aktivitas perdagangan paling ramai terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi mencapai Rp 606,28 miliar.

Posisi selanjutnya ditempati oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai transaksi Rp 482,5 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 437,50 miliar.

Tren pelemahan juga melanda bursa regional, di mana indeks Nikkei Jepang turun 2,12% ke level 63.886 dan Hang Seng terkoreksi 0,88% ke level 24.736.

Indeks Kospi Korea Selatan mencatatkan penurunan sebesar 2,39% ke level 6.865, sementara Shanghai Composite melemah 1,82% ke level 3.862.

Daftar saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainer siang ini dipimpin oleh PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV) yang naik 3,17% ke level 15.475.

PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) menyusul dengan penguatan 2,70% ke level 570, serta PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) yang naik 2,44% ke level 42.

Di sisi lain, saham yang masuk dalam kategori top loser adalah PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang turun 6,11% ke level 12.300.

PT Pakuan Tbk (UANG) mencatatkan penurunan sebesar 6,08% ke level 3.860 dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) terkoreksi 5,92% ke level 715.