Jakarta – Morgan Stanley & Co International Plc resmi meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hingga melampaui ambang batas 5% melalui aksi korporasi yang dilakukan pada Rabu (26/8/2026).
Dilansir dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, perusahaan finansial global tersebut menambah kepemilikan sebanyak 3,8 miliar lembar saham yang terdiri atas pembelian 3,14 miliar saham dan transaksi lainnya sebesar 657,34 juta saham.
Peningkatan ini menjadikan total kepemilikan Morgan Stanley di emiten teknologi tersebut mencapai 59,37 miliar saham, atau setara dengan 5,1563% dari total hak suara perusahaan.
Sebelumnya, Morgan Stanley tercatat hanya memiliki 55,57 miliar saham GOTO yang merepresentasikan 4,8267% hak suara di perusahaan tersebut.
Seluruh transaksi penambahan modal tersebut dieksekusi pada harga Rp 23 per saham, sehingga nilai akumulasi investasi mencapai sekitar Rp 87,3 miliar atau setara dengan US$ 4,91 juta.
“Transaksi ini bertujuan untuk investasi,” kata pihak Morgan Stanley dalam keterangan resminya.
Harga akuisisi tersebut tercatat jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga saham GOTO di pasar reguler yang saat ini tertahan di level harga terendah atau sering disebut sebagai “gocap” di angka Rp 50 per saham.
Saham GOTO telah mengalami stagnasi di level Rp 50 sejak bulan Mei lalu akibat sentimen negatif terkait rencana kebijakan pemerintah mengenai pembatasan komisi aplikator ojek online sebesar 8%.
Tekanan pasar terhadap saham GOTO juga diperparah oleh keputusan MSCI yang mengeluarkan emiten tersebut dari indeks Indonesia pada akhir Agustus ini.
Sebelumnya, FTSE Russell juga telah lebih dulu menghapus GOTO dari daftar FTSE Global Equity Index Mid Cap Index pada pekan terakhir Juni lalu.
Dalam laporan resminya kepada otoritas bursa, Morgan Stanley mengklasifikasikan kepemilikan tersebut sebagai kepemilikan langsung dan menegaskan bahwa perusahaan bukan merupakan pemegang saham pengendali di GOTO.
Berdasarkan data kepemilikan per 31 Juli, struktur pemegang saham GOTO dengan kepemilikan di atas 5% selain Morgan Stanley adalah SoftBank Group melalui SVF GT Subco (Singapore) Pte Ltd dengan porsi 7,648% atau 91,10 miliar saham.
Selain itu, entitas Alibaba melalui Taobao China Holding Ltd tercatat menguasai 88,53 miliar saham atau setara dengan 7,432% dari total saham yang beredar.
Secara kumulatif, SoftBank dan Alibaba memegang kendali atas sekitar 15,08% saham GOTO, sementara sisa 84,919% saham lainnya dimiliki oleh para pemegang saham publik dan pihak lainnya.







