News

Kehadiran Infantino di Final AFF 2026 Perkuat Diplomasi Sepak Bola

2
×

Kehadiran Infantino di Final AFF 2026 Perkuat Diplomasi Sepak Bola

Sebarkan artikel ini
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan laga final AFF 2026 di Stadion My Dinh.
Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan laga final AFF 2026 antara Vietnam dan Thailand.

Hanoi – Vietnam resmi mempertahankan gelar juara AFF 2026 setelah menahan imbang Thailand dengan skor 2–2 pada leg kedua final di Stadion Nasional My Dinh, Kamis (27/8/2026), yang turut disaksikan oleh Presiden FIFA Gianni Infantino serta Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk merayakan diplomasi sepak bola kawasan.

Dilansir dari Fenesia, keberhasilan Vietnam meraih trofi ini dipastikan melalui keunggulan skor agregat 4–2 setelah sebelumnya mengamankan kemenangan 2–0 pada leg pertama di Bangkok.

Kehadiran pimpinan tertinggi sepak bola dunia dalam laga tersebut menegaskan posisi turnamen AFF sebagai simbol persatuan, persahabatan, dan diplomasi strategis bagi negara-negara di ASEAN.

Pertandingan puncak ini mempertemukan berbagai elemen mulai dari pemain, pelatih, federasi, hingga suporter dalam semangat sportivitas tinggi yang tetap mengedepankan hubungan baik antarnegera di tengah rivalitas kompetitif.

Selain menyaksikan laga, Gianni Infantino melakukan pertemuan formal dengan Presiden Vietnam To Lam guna membahas peran sepak bola sebagai jembatan dialog dan penguatan kerja sama regional.

“Kehadiran Presiden Gianni di Vietnam bersama para pemimpin dan perwakilan federasi sepak bola ASEAN merupakan sebuah kehormatan bagi AFF,” kata Presiden AFF Khiev Sameth.

“Ini menunjukkan final AFF bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga tentang bagaimana sepak bola mampu menyatukan ASEAN dalam semangat persahabatan, rasa hormat, dan visi bersama,” ujar Khiev Sameth.

Pihak AFF menegaskan komitmen jangka panjang untuk terus mengembangkan ekosistem sepak bola di kawasan melalui peningkatan kualitas kompetisi dan pembinaan talenta muda yang profesional.

Pengembangan ini diharapkan mampu menciptakan infrastruktur sepak bola yang inklusif serta berkelanjutan bagi seluruh federasi anggota di bawah naungan AFF.

Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat luas dianggap sebagai kunci utama dalam membuka peluang bagi generasi mendatang melalui olahraga populer tersebut.

Final tahun ini menjadi bagian penting dari perjalanan ASEAN untuk tumbuh bersama dengan menjadikan sepak bola sebagai kekuatan utama pemersatu kawasan.

Fokus utama dari penyelenggaraan turnamen ini tetap tertuju pada penguatan ikatan persahabatan antarnegara serta pembangunan masa depan yang lebih solid bagi dunia sepak bola di Asia Tenggara.