Berita

Streaming AVC Continental 2026: Saksikan Perjuangan Timnas Voli Putri Tembus Semifinal

2
×

Streaming AVC Continental 2026: Saksikan Perjuangan Timnas Voli Putri Tembus Semifinal

Sebarkan artikel ini
Pemain timnas voli putri Indonesia bersiap bertanding di Tianjin Olympic Center Gymnasium
Timnas voli putri Indonesia bersiap menghadapi Iran dalam laga perempat final AVC Continental 2026 di Tianjin.

Tianjin – Tim nasional voli putri Indonesia dijadwalkan menghadapi Iran dalam babak perempat final turnamen AVC Continental 2026 yang berlangsung di Tianjin Olympic Center Gymnasium pada Jumat (28/8/2026).

Dilansir dari jpnn.com, pertandingan krusial ini menjadi penentu langkah skuad Garuda Pertiwi untuk menembus babak semifinal ajang bola voli bergengsi tingkat Asia tersebut.

Masyarakat dapat menyaksikan jalannya pertandingan melalui layanan siaran langsung di platform Vidio.com atau melalui saluran televisi Moji TV.

Manajer tim, Luciana Taroreh, menegaskan bahwa para pemain seperti Medi Yoku dan rekan-rekannya harus mampu tampil lepas dan menjaga konsistensi permainan sejak set pertama dimulai.

Menurut Luciana Taroreh, kunci utama dalam menghadapi lawan adalah disiplin dalam melakukan blok, memperkuat lini pertahanan, serta meminimalkan kesalahan sendiri yang dapat merugikan tim.

“Kunci pertandingan melawan Iran adalah menjaga konsistensi permainan sejak poin pertama, meminimalkan kesalahan sendiri, serta tetap disiplin dalam blok dan pertahanan,” kata Luciana Taroreh.

Secara historis, Indonesia memiliki catatan positif saat berhadapan dengan Iran pada pertemuan sebelumnya di ajang AVC Women’s Volleyball Nations Cup 2025 yang digelar di Hanoi, Vietnam.

Pada pertemuan tersebut, tim asuhan pelatih Octavian berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1, yakni 25-17, 25-15, 23-25, dan 25-20.

Hasil positif dari pertemuan di Vietnam tersebut diharapkan dapat memotivasi para pemain, termasuk Chelsa Berliana Nurtomo, untuk mengulangi performa impresif mereka di lapangan.

Pihak manajer menekankan pentingnya menjaga mentalitas bertanding agar para pemain tidak kehilangan fokus saat menghadapi tekanan dari tim lawan.

“Para pemain harus percaya pada kemampuan sendiri, bermain berani, dan tetap fokus,” kata Luciana Taroreh.

Lebih lanjut, peraih medali emas SEA Games 1983 tersebut mengingatkan bahwa kesalahan individu yang berulang seringkali menjadi faktor utama penurunan mental tim di tengah laga.

“Kuncinya jangan banyak melakukan kesalahan, karena itu yang membuat mental turun sendiri,” kata Luciana Taroreh.

Kesiapan teknis dan psikologis menjadi fokus utama tim pelatih dalam mempersiapkan strategi menghadapi Iran agar target menembus babak empat besar dapat tercapai.

Seluruh jajaran ofisial tim berharap dukungan dari masyarakat Indonesia dapat memberikan energi tambahan bagi para pemain yang berlaga di Tiongkok.

Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat mengingat kedua tim sama-sama mengincar tiket menuju babak semifinal kejuaraan.

Seluruh data statistik dan performa pemain selama fase grup telah dievaluasi untuk memastikan strategi berjalan efektif di babak delapan besar ini.