Ecozone

Raup Triliunan Jual Perusahaan, Sosok Ini Mengaku Hampa

97
×

Raup Triliunan Jual Perusahaan, Sosok Ini Mengaku Hampa

Sebarkan artikel ini
cuan-triliunan-jual-perusahaan,-sosok-ini-malah-merasa-hampa
cuan triliunan jual perusahaan, sosok ini malah merasa hampa

Jakarta – Meraih kesuksesan finansial ternyata tak menjamin kebahagiaan. Hal ini dialami pasangan pengusaha Mike dan Kass Lazerow setelah menjual perusahaan mereka, Buddy Media, ke Salesforce senilai US$745 juta atau setara Rp12,3 triliun.

Keduanya justru merasakan kehampaan usai penjualan tersebut.

Momen itu dirasakan saat menggelar pesta mewah untuk karyawan. Mike mendapat sambutan meriah, namun mereka justru merasa mati rasa.

“Kami naik Uber untuk pulang… dan Mike menatap saya dan berkata, ‘Oke, jadi besok anak-anak ada janji dengan dokter mana?’” kata Kass, seperti dikutip dari CNBC Make It, Rabu (13/8/2025).

Sejak 2007, Mike dan Kass membangun Buddy Media dengan kerja keras. Kass bahkan menyusui bayinya sambil bekerja.

Setelah tiga kali melakukan pivot, mereka menemukan model bisnis yang sukses. Saat dijual, perusahaan itu menghasilkan pendapatan tahunan Rp825 miliar.

Kass mengaku butuh waktu setahun dan terapi untuk menyadari pencapaian mereka. “Itu seperti PTSD, karena kami tidak bisa memprosesnya sekaligus,” ujarnya.

Mike menambahkan, “Anda tetap sama seperti dulu sebelum menjual bisnis.”

Mereka merasa kehilangan tujuan sebagai pengusaha. “Kami menginginkan kebebasan; tidak terikat pada satu bisnis. Kami tidak ingin duduk di belakang meja,” kata Mike.

Setelah empat tahun menjabat di Salesforce, Mike merasa kesehatannya terganggu akibat jadwal perjalanan padat dan kurangnya waktu bersama anak-anak.

Kass sempat bergabung dengan dewan amal, namun merasa pekerjaan itu tak memberinya tujuan dan kegembiraan yang dicari.

“Kegembiraan dalam menciptakan tema, membangun bisnis, mendapatkan pelanggan, dan merekrut orang, semua hal itu benar-benar mengasyikkan,” kata Mike.

Kass dan Mike bukan satu-satunya pengusaha yang merasa kehilangan arah setelah menjual perusahaan. Jyoti Bansal menyebut penjualan AppDynamics ke Cisco seharga Rp61,05 triliun sebagai “hari paling menyedihkan.”

Jake Kassan juga kehilangan dorongan dan identitas setelah menjual bisnis jam tangannya senilai Rp1,6 triliun pada 2018.

Untuk mengatasi hal ini, Bansal, Kassan, Kass, dan Mike kembali mencari karier yang membuat mereka bersemangat.

Kassan membangun kanal YouTube, Bansal mengerjakan startup baru bernama Harness.

Sementara Kass dan Mike kembali ke dunia kewirausahaan dengan berinvestasi di perusahaan lain dan berbagi wawasan dalam buku baru mereka, “Shoveling S.”

“Rasanya saya tidak sanggup lagi mengelola perusahaan mandiri,” kata Kass. “Kedua perusahaan itu dan bagian kepemimpinan karyawannya, yang saya anggap sangat, sangat serius, benar-benar menguras tenaga saya.”